BPBD Kota Bogor Minta Masyarakat Waspadai Jam Rawan Bencana

- 27 Oktober 2021, 17:05 WIB
Ilustrasi bencana banjir.
Ilustrasi bencana banjir. /Dok.BNPB

 

PIKIRAN RAKYAT - Bencana mengepung Kota Bogor selama sepekan terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor minta masyarakat terutama yang tinggal di titik rawan bencana untuk waspada terutama memasuki jam rawan.

Berdasarkan data BPBD Kota Bogor, bencana longsor , rumah ambruk, hingga pohon tumbang mendominasi kejadian bencana, selama sepekan terakhir. 

Selasa (26 Oktober 2021) kemarin, longsor terjadi di RT 5/RW 4, Kelurahan Cibogor, Bogor Tengah. Material longsoran menimpa tembok bagian kamar mandi dan dapur rumah milik Maryadi (2 keluarga, 7 jiwa).

Selain itu, sebuah rumah juga tertimpa pohon kelapa akibat longsoran tebingan selebar 8 meter dan setinggi 15 meter. Sebagian material longsoran juga menutupi Kali Cibalok.

Baca Juga: Harga Minya Goreng Naik, Pedagang Desak Pemerintah Turunkan Harga

Rumah rusak juga terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Bogor, Selasa sore hingga petang kemarin. Sebuah rumah di Kelurahan Pasir Jaya, Bogor Barat atapnya ambruk. Rumah milik Haerudin yang dihuni empat jiwa tersebut terancam ambruk karena berstatus sebagai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Selain itu, pada Selasa malam kemarin, pohon tumbang di Jalan Margajaya, Bogor Barat juga menghalangi sebagian jalan dan menimpa kabel listrik.

Kepala BPBD Kota Bogor Theofilo Patrocinio mengatakan, BPBD Kota Bogor terus menerima surat peringatan kewaspadaan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

Baca Juga: Kabar Titiek Puspa Meninggal Dunia Dipastikan Hoaks, Inul Daratista Ungkap Kondisi Terkini sang Penyanyi

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X