Jumat, 29 Mei 2020

Kabupaten Cirebon Darurat Kekerasan Seksual Anak

- 20 Juli 2017, 09:51 WIB

SUMBER, (PR).- Kasus kekerasan seksual pada anak di Kabupaten Cirebon ibarat fenomena gunung es. Antara fakta yang terjadi dengan yang dilaporkan ke polisi, ada kesenjangan data yang sangat jauh bedanya.

Pihak kepolisian pun diminta lebih tegas terhadap pelaku dan lebih serius menangani kasusnya. Menurut Direktur Pelaksana Woman Crisis Center (WCC) Mawar Balqis, Sri Sunani, kasus kekerasan seksual pada anak di Kabupaten Cirebon tergolong tinggi.

“Namun lebih banyak lagi yang tidak dilaporkan. Ibaratnya seperti fenomena gunung es, antara yang terlihat dengan yang data sebenarnya jauh lebih besar dari yang sesungguhnya,” katanya. 

Menurut Sri, sedikitnya kasus yang dilaporkan bukan hanya dalam konteks penanganan hukum, namun juga yang ditangani Balqis. Dia mengungkapkan, selama kurun waktu Januari 2017 sampai saat ini,  terdapat enam kasus kekerasan seksual pada anak di Kabupaten Cirebon yang ditangani WCC Mawar Balqis.

“Padahal, jumlah kasus yang sesungguhnya terjadi dipastikan lebih banyak lagi dan tidak pernah dilaporkan," ujarnya. Menurut Sri, kasus kekerasan seksual terutama pada anak selama ini dinilai sebagai sebuah aib bagi korban dan keluarganya.

Karena itu, mereka lebih memilih untuk menutupinya dan tidak melaporkannya kepada aparat kepolisian maupun ke institusi lain.  "Padahal pelaku kekerasan seksual harusnya diproses secara hukum supaya ada efek jera,” tegas Sri.

Dia menjelaskan, tingginya kasus kekerasan seksual pada anak disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya, kurangnya pengawasan orang tua, dan pengaruh negatif tayangan pornografi di media elektronik termasuk telepon genggam.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam seminggu terakhir, jajaran Polres Cirebon mengungkapkan dua kasus perkosaan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Polisi pun telah menangkap dua pelaku dan memburu pelaku lainnya yang belum tertangkap. Perkosaan pertama menimpa N (13) warga Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon. Dia diperkosa secara bergilir oleh enam pemuda pada Juni 2017 lalu. Aparat Polres Cirebon pun telah menangkap satu dari enam pelaku.

Halaman:

Editor: Ani Nunung Aryani


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X