Soroti Kasus Ibu Pura-pura Dibegal, Bupati Garut Minta Warga Lapor Jika Diancam Rentenir

- 14 Oktober 2021, 08:20 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan.
Bupati Garut Rudy Gunawan. /Kabar Priangan/Aep Hendy

PIKIRAN RAKYAT - Bupati Garut Rudy Gunawan, mengaku prihatin dengan masih adanya praktek rentenir di wilayah Garut.

Apalagi keberadaan rentenir ini telah menimbulkan korban, salah satunya ISN (31), seorang ibu rumah tangga yang membuat laporan palsu akibat kebingungan harus bayar utang ke rentenir.

Menurut Rudy, praktik rentenir itu jelas-jelas telah melanggar hukum. Ia pun mengingatkan warga untuk tidak sekali-kali berurusan dengan rentenir karena hal itu hanya akan menyengsarakannya.

"Cara-cara yang dilakukan rentenir adalah tindakan yang melanggar hukum. Saya minta warga yang merasa diintimidasi oleh rentenir saat menagih utang dengan bunga yang sangat tinggi agar lapor saja ke polisi," ujar Rudy, Rabu 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Mengaku Korban Begal Rp1,1 Miliar Lebih, Seorang Ibu di Garut Kini Jadi Tersangka

Di sisi lain Rudy mengingatkan jika urusan utang piutang tetap harus diselesaikan. Namun tata cara penagihan harus dilakukan dengan benar, jangan menggunakan cara kekerasan karena hal itu dpat berakibat hukum bagi si penagih.

Kasus seorang ibu rumah tangga yang berpura-pura telah menjadi korban pembegalan dan kemudian membuat laporan palsu ke polisi, dinilai Rudy merupakan salah satu dampak dari masih maraknya praktik rentenir di Garut.

Padahal selama ini Pemkab Garut sudah berupaya untuk menghentikan kegiatan rentenir mengingat keberadaannya yang sering kali menimbulkan keresahan masyarakat.

"Kita sudah berupaya menghentikan praktik rentenir mengingat sudah banyak sekali menimbulkan keresahan di masyarakat. Sudah banyak korban rentenir, salah satunya ibu rumah tangga yang berpura-pura menjadi korban pembegalan karena kebingungan untuk membayar utang ke rentenir," katanya.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X