7 Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali Karena Kendaraan Lebihi Batas Kecepatan

- 15 Januari 2017, 10:47 WIB
ANGGOTA Kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar sedang melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan Luxio dengan nomor polisi B 1138 UKS yang menabrak kendaraan pengangkut besi di ruas Tol Cipali km 161.200 jalur A yang menewaskan 7 penumpangnya, Minggu 15 Januari 2017.*
ANGGOTA Kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar sedang melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan Luxio dengan nomor polisi B 1138 UKS yang menabrak kendaraan pengangkut besi di ruas Tol Cipali km 161.200 jalur A yang menewaskan 7 penumpangnya, Minggu 15 Januari 2017.*

MAJALENGKA, (PR).- 7 tewas dan 3 luka-luka akibat kecelakaan antara kendaraan Luxio bernomor polisi B 1138 UKS yang dikemudikan Aan Sawaludin, warga Kuningan, dengan kenaraan tronton bernomor polisi AB 8837 AK yang dikemudikan Supardi, warga Sendangsari, Bantu, Jogjakarta. Tabrakan terjadi di ruas tol Cikampek-Palimanan tepatnya di km 161-200 jalur A, di wilayah Kecamatan Kertajati, dekat jembatan Cimanuk, Minggu 15 Januari 2017. Tujuh orang yang tewas seketika di lokasi kejadian tersebut enam orang di antaranya adalah warga Kuningan. Mereka adalah Aan Sawaludin, warga Desa Sukaharja, RT 3, RW 2, Kecamatan Cibingbin, Ela Sri Hofilah (20) warga Desa Sindang Jawa, Kecamatan Cibingbin, Dinah (32) warga Desa Cikandang, Kecamatan Luragung, Laila Aqmarina (22) warga Tangerang, Rosin (59) warga Dusun 111 RT 6, RW 5, Kelurahan Sindang Jawa, Kecamatan Cibingbin, Zaki Almaer Jamil (15 bulan) anak dari Dinah (32) warga Desa Cikandang, Kecamatan Luragung, serta satu balita yang belum teridentivikasi. Korban luka masing-masing adalah Alimansyah (22) warga Desa Ciangir RT 1, RW 2, Kecamatan Cibingbin, Kustara (43) warga Desa Ciangir, Kecamatan Cibingbin, serta Eli Handayani warga Kampung Langen Sari RT 4, RW 1 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cibingbin. Mereka menjalani perawatan di RS Mintra Plumbon sedangkan korban meninggal dibawa ke RS Arjawinangun Cirebon. Menurut keterangan Kasubdit Binkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar Ajun Komisaris Besar Matrius, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 2.30 WIB. Ketika itu, Luxio dengan nomor polisi B 1138 UKS bermuatan 10 orang melaju dari Cikopo menuju Palimanan dengan kecepatan tinggi, di km 161-200 jalur A, kendaraan berusaha menyalip kendaan yang berada di depannya dari jalur kiri, namun ketika menyalip ternyata ada kendaraan lain yang tidak diketahui identitasnya sehingga Luxio tersebut oleng tak terkendali hingga menabrak truk tronton bermuatan besi bernomor polisi AB 8837 AK dan membuat kendaraan ringsek. Matrius mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara serta keterangan dari sejumlah saksi, dismpulkan bahwa pengemudi melakukan sejumlah pelanggaran. Dia mendahului kendaraan di jalur yang salah, selain itu, dia melajukan kendaraan melebihi batas kecepatan, serta membawa penumpang melebihi kapasitas yang seharusnya. “Di lokasi kejadian tidak ada bekas rem kendaraan sehingga kemungkinan kecepatannya melebihi 100 km per jam. Ketika korban dievakusai, semua penumpang menumpuk di bagian jok depan serta semua tempat duduk terlepas dari posisinya. Hal itu menunjukkan saking kerasnya benturan,” ujar Matrius.***

Editor: Tati Purnawati


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X