Citarum Bestari Sebatas Penanganan Sampah

- 8 Desember 2016, 15:56 WIB
TUMPUKAN sampah menggunung di sekitar aliran Sungai Cikarang Bekasi Laut di Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, beberapa waktu lalu. Gerakan Citarum Bestari diharapkan tidak hanya fokus di wilayah Bandung Raya namun juga di daerah hilir yang mencakup Bekasi-Karawang.*

CIKARANG, (PR).- Gerakan Citarum Bersih, Sehat, Indah dan Lestari (Bestari) ternyata baru sebatas penanganan terhadap sampah. Program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu belum menyentuh limbah industri yang dibuang ke sungai meski kadarnya diyakini tinggi. Hal tersebut diakui Wakil Gubernur Deddy Mizwar dalam Sosialisasi Gerakan Citarum Bestari di Gedung East Jakarta Industrial Park (EJIP) Center, di Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Kamis 8 Desember 2016. “Ini belum bicara limbah B3 dari pabrik. Belum juga kita lihat hasil kajian dari vegetasinya, pengembalian fungsi lahan, dan ini belum seluruhnya. Jadi kita baru bicara soal Citarum Bestari ini soal sampah saja,” katanya kepada wartawan sesuai sosialisasi. Diakui Deddy, Citarum Bestari belum bisa menjawab persoalan pencemaran Sungai Citarum ini secara menyeluruh. Padahal, Citarum Bestari ini merupakan salah satu bentuk perhatian serius Pemprov dengan dukungan anggaran besar sejak diluncurkan 2013 lalu. Untuk 2016, sedikitnya Rp 120 miliar sudah digelontorkan Pemprov untuk gerakan ini. Selain baru sebatas penanganan masalah sampah di sungai, Deddy mengaku pihaknya kerap kesulitan saat membawa persoalan pengrusakan lingkungan ke ranah hukum. Di meja persidangan, Pemprov sulit memenangkan perkara. Deddy menambahkan, Pemprov kini berencana membentuk Samsat yang bertugas mengawasi jalannya program ini di seluruh daerah di Jawa Barat.***

Editor: Tommi Andryandy


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Fix Padang

Mengenang 118 Tahun Bung Hatta

13 Agustus 2020, 00:06 WIB
X