Pelaku UMKM Minta Bantuan Pemkab

- 5 Desember 2016, 13:02 WIB
BUPATI Bogor Nurhayanti meninjau produk UMKM di lokasi Temu 1001 UMKM Kabupaten Bogor di Aula Tegar Beriman, Senin 5 Desember 2016. Para pelaku UMKM mengaku masih membutuhkan bantuan modal dan pemasaran produk mereka.*

CIBINONG, (PR).- Para Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Bogor merasa belum terbantu oleh pemerintah daerah setempat. Dalam kegiatan “Temu 1001 UMKM se-Kabupaten Bogor” di Aula Tegar Beriman, Senin 5 Desember 2016, mereka mengaku masih terkendala modal dan pemasaran produk. Salah seorang pelaku UMKM Bubung Saeful Arsyad mengaku belum pernah mendapatkan bantuan modal atau peralatan produksi jaket yang ditekuninya saat ini. “Selama tiga tahun saya bangun usaha rumahan ini sendiri. Produk saya dikenal hingga ke luar daerah karena jadi yang pertama dan satu-satunya di Kabupaten Bogor,” katanya. Selain diberikan materi seminar tentang pemasaran lewat daring, para peserta kegiatan tersebut juga diperkenalkan dengan pihak perbankan dan investor. Namun, rata-rata peserta menganggap upaya tersebut tidak efisien dan optimal karena yang dibutuhkannya adalah bantuan modal tanpa jaminan dan bantuan pemasaran langsung. Para peserta menganggap muatan kegiatan kali ini sama saja seperti kegiatan serupa tahun lalu. “Tahun lalu juga sama seperti ini, ada seminarnya ada pihak perbankan tapi yang kami butuhkan itu hanya modal karena untuk bersaing dengan kualitas produk pabrikan itu saya tidak mampu. Sampai kapan pun produk masyarakat tidak bisa berkembang kalau seperti ini,” kata Saeful mengeluhkan. Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah UMKM di daerahnya saat ini mencapai lebih dari 18.400 tempat. Tak heran, Bupati Nurhayanti mencanangkan daerahnya sebagai Kabupaten UMKM di Indonesia sejak lama.***

Editor: Hilmi Abdul Halim


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X