Jejak Sejarah Depok Terserak di Jalan Pemuda

- 21 Oktober 2016, 15:22 WIB

JEJAK bersejarah berserak di sepanjang Jalan Pemuda, Pancoran Mas, Kota Depok. Lokasinya berada di tepi Jalan Kartini dari Margonda Raya. Saat tiba di jalan tersebut, pengunjung dihadang tiang telepon antik yang diperkirakan berdiri tahun 1900. 

Kini, kondisinya cukup mengenaskan. Jejak pertelekomunikasian Depok pada masa silam itu menjadi tempat favorit melilitkan spanduk yang melintang di tengah Jalan Kartini.  

Dari tiang telepon tersebut, Jalan Pemuda sudah terbentang di hadapan. Jalan bersejarah itu ditandai dua plang kecil bertuliskan namanya. Tak butuh lama, peninggalan bersejarah lain yang mengapit jalan muncul. 

Di kanan, bangunan tua Rumah Sakit Harapan Depok berdiri. Di kiri, rumah Presiden Depok terakhir Johannes M Jonathans terlihat. Bangunan rumah sakit itu dulu merupakan kantor gemeente bestuur atau pemerintahan kota praja Depok

Gedung itu sudah ada sejak 1880. Pada masa kekuasaan kolonial Belanda, Depok memiliki pemerintahan otonomi dan presiden sendiri. Depok saat itu dipimpin presiden dari keturunan 12 marga budak eks tenaga pembukuan VOC, Cornelis Chastelein.

Yayasan itu bertugas mengelola tanah dan bangunan peninggalan Chastelein yang diwariskan kepada para budaknya. Saat ini, kondisi Jalan Pemuda diperlakukan bukan seperti aset bersejarah Depok

Tak ada keterangan atau pun petunjuk bangunan-bangunan bersejarah bagi pengunjug yang mendatangi lokasinya. Beberapa bangunan lama pun beralih fungsi menjadi tempat usaha. Begitu pula pedestrian jalan yang tak nyaman bagi pejalan kaki.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengakui bangunan bersejarah Depok berpotensi dikembangkan sebagai lokasi wisata dan dilindungi sebagai cagar budaya. 

Halaman:

Editor: Bambang Arifianto


Tags

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X