Sabtu, 6 Juni 2020

Sejumlah Rumah di Bekasi Terancam Longsor

- 19 Oktober 2016, 22:05 WIB
RUMAH milik Anies (60) hanya menyisakan dapur setelah sebagian bangunannya hanyut tergerus aliran sungai di Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Rabu 19 Oktober 2016. Lima rumah terancam longsor karena kondisi tanah yang labil disertai hujan deras.*

CIKARANG, (PR).- Sedikitnya lima rumah di Desa Sirnajati, Kecamatan, Cibarusah Kabupaten Bekasi terancam longsor. Bahkan, satu rumah di antaranya hanya tersisa sebagian. Rumah milik Anies (60) tinggal menyisakan dapur setelah ruang tamu dan kamar tergesur derasnya aliran sungai. Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bekasi beberapa hari belakangan membuat debit aliran Sungai Cipamingkis meningkat. Alhasil, rumah Anies yang berada di pinggir sungai ikut tergerus derasnya air. "Itu waktu Senin (17 Oktober 2016) kemarin, hujan deras itu tidak berhenti. Setelah magrib, terdengar gemuruh. Rumah saya habis," kata Anies, Rabu 19 Oktober 2016. Anies khawatir saat hujan lebat terus turun karena aliran sungai makin deras sedangkan permukaan tanah mudah bergeser. Saat hujan lebat, Anies memilih menyelamatkan diri di rumah tetangga. Tergerusnya permukaan tanah kerap terjadi saat hujan lebat. Rumah Anies pun awalnya berada jauh dari bibir sungai. Namun, gerusan air sungai semakin meluas hingga menghanyutkan rumahnya. Letak rumah Anies kini menjadi yang paling dekat dengan sungai. Empat rumah di sekitarnya pun turut terancam longsor. Ketua RT 3, RW 1, Desa Sirnajati, Mahri mengatakan, longsor ini bukan pertama kali terjadi di daerahnya. Sebelumnya, derasnya aliran sungai membuat belasan rumah lainnya hanyut. Dia mengkhawatirkan longsor semakin meluas jika tidak segera ditanggulangi. "Kalau dihitung setidaknya sudah ada 15 rumah yang terkena longsor. Ada lima di antaranya di Kampung Cigoong yang juga rusak karena terkena gerusan sungai yang deras. Ini sangat mengkhawatirkan. Kalau dilihat lokasinya, khawatir tidak berapa lama lagi juga rumah lain terbawa karena memang sudah ada dibibir sungai," ujar dia. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi Aspuri belum mengetahui kabar longsor tersebut. Dia belum menerima laporan dari kantor kecamatan setempat.***

Editor: Tommi Andryandy


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X