Ingin Kekayaan Berlipat di Masa Pandemi, Dua Eks Relawan Covid-19 di Jawa Barat Malah Diciduk Polisi

- 15 September 2021, 09:32 WIB
Ilustrasi, foto tak terkait berita. Petugas memeriksa cetakan kartu sertifikat vaksinasi COVID-19 pesanan warga saat kegiatan vaksinasi COVID-19 massal di Denpasar, Bali, Selasa (3/8/2021). Jasa cetak Surat Keterangan Vaksinasi COVID-19 tersebut dijual dengan harga Rp25 ribu per buah. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Ilustrasi, foto tak terkait berita. Petugas memeriksa cetakan kartu sertifikat vaksinasi COVID-19 pesanan warga saat kegiatan vaksinasi COVID-19 massal di Denpasar, Bali, Selasa (3/8/2021). Jasa cetak Surat Keterangan Vaksinasi COVID-19 tersebut dijual dengan harga Rp25 ribu per buah. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa. /FIKRI YUSUF

Dengan syarat itu, mereka mengaku baru mendapat Rp1.600.000 dan terpaksa menghentikan bisnis baru di masa pandemi setelah tertangkap polisi.

Baca Juga: Tabiat Anang Hermansyah Berubah Drastis, Ashanty 'Nangis' usai Sebut Suaminya Punya Selingkuhan

Pengungkapan bisnis jualan sertifikat ilegal ini dibongkar Unit I Subdit I dan Subdit V Ditreskrimsus Polda Jabar.

Pada kasus tersebut, polisi mengamankan empat pelaku, dua di antaranya merupakan mantan relawan.

Kedua relawan tersebut ternyata memiliki akses ke dalam sistem pembuatan sertifikat vaksin Covid-19.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Pol. Arif Rachman mengatakan, keempat tersangka memiliki peran yang berbeda-beda.

Baca Juga: Sebut Marlina Model Majalah Dewasa, Pihak Ayah Taqy Malik: Tadinya Mau Diangkat Derajatnya

Pebisnis sertifikat vaksin ilegal ini terciduk setelah tim yang dipimpin Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jabar, AKBP Andri Agustiano ini mendapat informasi di media sosial.

Saat itu tersangka JR kedapatan menawarkan sertifikat vaksin, tanpa harus disuntik. Ketika itu JR menawarkan harga di kisaran Rp200.000.

"Syaratnya cukup mengirimkan KTP beserta NIK. Tim melakukan penelusuran adanya akun di media sosial yang menawarkan sertifikat vaksin. Kemudian setelah ditelusuri akun tersebut milik tersangka JR," kata Arif kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa 14 September 2021.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X