Minggu, 31 Mei 2020

Pemohon SIM Terima Kartu Sementara dari Kertas

- 13 Juli 2016, 05:38 WIB

MAJALENGKA,(PR).- Polres Majalengka kekurangan blangko Surat Izin Mengemudi (SIM). Saat ini pihak kepolisian terpaksa menerbitkan kartu sementara dan kartu SIM asli baru akan diterbitkan setelah blangko dikirim pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat. Sejumlah pemohon SIM kini membawa kartu SIM sementara yang di-prin out berwarna menggunakan kertas HVS. Mereka tidak mengetahui kapan katu SIM asli akan diterbitkan karena petugas SIM belum memberikan keterangan secara resmi. Hanya menurut Nugraha salah seorang pemohon SIM, di bagian bawah kartu sementara tertera tulisan “Berlaku s/d Desember 2016, SATPAS POLRES MAJALENGKA 0823 8445 4593” “Saya tidak mengetahui kapan SIM asli akan diterbitkan, hanya kami diminta untuk menghubungi kepolisian melalui nomor yang ada di kartu SIM sementara,” tutur Nugraha warga Banjaran yang membuat SIM dua minggu sebelum Lebaran. Hal yang sama juga diungkapkan Ade Permana yang kini tinggal di Bogor, SIM A nya hilang sebulan yang lalu, dan dia berusaha memperpanjang SIM di Polres Majalengka, hanya ketika menerima kartu SIM ternyata kartu sementara dan kartu asli belum diketahui kapan akan diterima. “Polisi tidak menjelaskan kapan SIM asli diberikan, tapi yang terpenting SIM sementara inipun bisa berlaku untuk mengendarai mobil. Yang dikhawatirkan ditilang karena tidak punya SIM, jadi lebaran ini saya manfaatkan untuk memperpanjang SIM yang hilang,” ungkap Ade. Kasat Lantas Polres Majalengka Ajun Komisaris Polisi Iim Abdurohim membenarkan habisnya blanko SIM tersebut. Pihaknya kini sudah mengajukan permohonan blanko ke Polda Jabar sebanyak 1.000 buah. Namun belum diketahui berapa banyak blanko akan dikirim untuk Polres Majalengka. “Sekarang staf kami sudah berangkat ke Polda Jabar mudah-mudahan blanko sudah tersdia agar pemohon SIM yang sudah mengggunakan SIM sementara bisa dicetak asli.” ungkap Iim. Dia menyebutkan pemohon SIM hingga Rabu 13 Juli 2016 masih sangat banyak, para pemohon memanfaatkan cuti lebaran untuk membuat SIM. Kebanyakan dari mereka adalah pemohon baru yang tinggal di luar kota. Sejak lebaran setiap harinya pemohon SIM mencapai 200 orang, kebanyakan dari mereka adalah pemohon SIM C baru. Karena tingginya pemohon kini pihak kepolisian berupaya menambah personil petugas SIM agar semua pemohon bisa terlayani dengan cepat.***

Editor: Tati Purnawati


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X