Jumat, 5 Juni 2020

Kapolres Majalengka Ngomel Mobil Operasional tak Terawat

- 16 Juni 2016, 06:57 WIB
KAPOLRES Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Yudhi Sulistianto Wahid memeriksa satu persatu kondisi kendaraan operasional Polres dan Polsek untuk memastika kelayakan kendaraan sebagai persiapan pengamanan Lebaran, di halaman Mapolres Majalengka, Kamis, 16 Juni 2016. Ada sejumlah kendaraan operasional di Mapolsek yang kondisi olinya hitam pekat menunjukan cukup lama tidak diganti oli dan kurangnya perawatan kendaraan.*

MAJALENGKA, (PR).- Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2016, Polres Majalengka melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan operasional baik kendaraan roda dua maupun roda empat guna memastikan kelayakan kendaraan. Selain memeriksa kondisi kendaraan Kapolres juga memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM pengemudi kendaraan, untuk memastikan pengemudi memiliki SIM yang masih berlaku. Kepada pemegang kendaraan yang tidak memiliki SIM Kapolres mengintruksikan agar segera menghubungi Kasat Lantas untuk dibuatkan SIM. Semua kendaraan operasional baik kendaraan roda dua maupun roda empat diparkir di halaman Mapolres. Seluruh mesin dibuka dan dicek satu persatu guna memastikan kondisi kendaraan, bagi kendaraan yang mengalami kerusakan diperintahkan untuk segera dilakukan perbaikan untuk memperlancar operasional penanganan lebaran. Menurut keterangan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Yudhi Sulistianto Wahid, kendaraan operasional terdiri atas 95 kendaraan roda empat, 195 kendaraan roda dua. Kendaraan tersebut selama ini digunakan sebagai kendaraan oprasional di Mapolres dan Mapolsek. Selain itu terdapat 3 truk yang biasa dipergunakan Unit Sabhara. Hasil pemeriksaan ada sejumlah kendaraan yang kurang perawatan sehingga kondisi kendaraan kurang layak. Hal ini akibat terlalu lama tidak menjalani perawatan berkala. Kapolres sempat mengomel ketika melihat sejumlah kendaraan yang saat diperiksa kondisi olinya hitam pekat menunjukan oli cukup lama tidak diganti. Diapun segera mengintruksikan untuk segera diganti oli walaupun ada Kapolsek yang berujar kalau oli kendaraannya baru diganti. Kendaraan-kendaraan yang kurang pemeliharaan tersebut pada umumnya kendaraan patroli merk Ford yang biasa dipergunakan di Polsek. “Semua kendaraan yang kurang baik segera diperbaiki agar saat arus mudik dan balik lebaran kondisi kendaraan sudah benar-benar bagus, agar ketika dipergunakan untuk operasional kendaraan dalam kondisi aman,” ujar Kapolres. Sementara itu, sejumlah anggota kepolisian mengatakan, kendaraan operasional kurang pemeliharaan akibat mahalnya suku cadang kendaraan. Sementara biaya pemeliharaan tidak sebanding dengan harga suku cadang kendaraan. Bahkan saat terjadi kerusakan terkadang suku cadang tidak ada di bengkel sehingga harus menunggu sampai ada kiriman suku cadang dari Bandung atau Jakarta.***

Editor: Tati Purnawati


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X