Selasa, 31 Maret 2020

Indramayu Raih Adipura Ketujuh Kalinya

- 23 November 2015, 08:54 WIB
KEPALA Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Indramayu Trisna Hendarin menerangkan daya tampung sampah kepada Bupati Indramayu Anna Sophanah di TPA Pecuk, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, beberapa waktu lalu. Kabupaten Indramayu kembali dianugerahi Adipura sebagai kategori kota kecil yang ketujuh kalinya tahun 2015 ini.*

INDRAMAYU, (PRLM).- Kabupaten Indramayu kembali dianugerahi Adipura sebagai kategori kota kecil tahun 2015 ini. Adipura yang diraih tahun ini merupakan yang ketujuh kalinya dan akan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo di Hotel Bidakara, Senin (23/11/2015) malam. Bupati Indramayu Anna Sophanah menyatakan, diraihnya penghargaan Adipura ini merupakan kerja keras dari semua pihak yang ingin menciptakan Kabupaten Indramayu bersih dan nyaman. "Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras untuk menciptakan Indramayu sebagai kabupaten terbersih,” tuturnya. Namun, ungkap Anna, penghargaan Adipura bukanlah suatu tujuan akhir, melainkan yang terpenting adalah dapat mengubah budaya dan perilaku masyarakat Indramayu agar terus hidup bersih. Selain itu, Anna berharap penghargaan ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indramayu. “Tentu saja kami berharap dengan penghargaan Adipura manfaat dan dampaknya bisa dirasakan oleh semua masyarakat Indramayu, baik di perdesaan maupun perkotaan," ucapnya. Meski demikian, Anna mengakui masih ada kekurangan yang harus mendapatkan perhatian serius dan akan menjadi bahan evaluasi ke depannya. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Indramayu Trisna Hendarin menambahkan, dari semua elemen penilaian pertama dan penilaian kedua baik dari titik pantau pasar, sekolah, perumahan, maupun lainnya. Pasalnya, TPA memiliki bobot nilai yang cukup tinggi yaitu 11 poin. Trisna menjelaskan, TPA Pecuk yang dikelola oleh DKP Indramayu saat ini menjadi pusat pendidikan bagi pengelola TPA se-Indonesia karena sudah menerapkan TPA terpadu dan telah banyak kabupaten/kota yang melakukan studi banding ke TPA Pecuk. Tahun 2016, TPA Pecuk akan menjadi ecotourism sampah, yaitu menciptakan TPA yang bisa dijadikan sebagai temat edukasi dan juga wisata baik bagi pelajar maupun masyarakat umum. ‘’Dengan menciptakan konsep TPA Pecuk ecotourism kita berupaya agar TPA tidak bau, kemudian memiliki manfaat bagi bagi masyarakat juga. Insya Allah ini sedang kita kerjakan dan fondasi awal sudah dilaksanakan yaitu semua jalan di area TPA Pecuk sudah beton, sarana mendukung lainnya akan dilanjutkan pada tahun 2016,” katanya. Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu Aep Surahman mengatakan, peraihan Adipura ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa karena hanya diberikan kepada 50 kabupaten/kota di Indonesia. Apalagi, proses penilaian tahun ini lebih ketat dibandingkan dengan penilaian tahun-tahun sebelumnya. (Asep Budiman/A-147)***


Editor: Asep Budiman

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X