Rabu, 26 Februari 2020

1.000 Warga Ikuti Pengobatan Gratis HUT Brimob

- 3 November 2015, 07:25 WIB
WARGA mengikuti pengobatan gratis yang digelar Satuan Brimob Kepolisian Jawa Barat di Markas Komando Detasemen B Pelopor Cipanas, Cianjur, Selasa (3/11/2015). Patroli kesehatan ini digelar dalam rangka peringatan Dirgahyau Brimob.*

CIANJUR, (PRLM).- Sebanyak 1.000 warga Cianjur dijemput Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, Selasa (3/11/2015). Menjelang peringatan hari jadi Brimob, ribuan warga yang tidak mampu itu dijemput dalam kegiatan pelayanan pengobatan gratis. Bertempat di Markas Komando Brimob Detasemen B Pelopor Polda Jabar - Cianjur, para warga memeriksakan kesehatannya pada sejumlah dokter yang telah disiagakan. Kegiatan pengobatan gratis ini merupakan bagian dari rangkaian Dirgahayu Brimob yang jatuh pada 14 November mendatang. Para warga yang berobat ini berasal dari 20 desa di tiga kecamatan yakni Pacet, Sukaresmi dan Cianjur. Dengan menyiapkan sepuluh bus dan truk Brimob, para warga ini dijemput di kediamannya untuk mengikuti pelayanan pengobatan gratis tersebut. Wakil Kepala Satuan Brimob Jabar Agustri Heryanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli kesehatan menjelang HUT Brimob. "Dalam momentum ini kami ingin lebih membantu masyarakat dalam kegiatan nyata, dan kami menggelar patroli kesehatan. Tujuannya untuk membantu masyarakat yang berada di garis kemiskinan dan yang kesulitan biaya pengobatan," kata dia di sela-sela kegiatan di Cipanas, Cianjur. Pada kegiatan tersebut, para warga dipersilahkan memeriksa kesehatannya. Mulai dari tensi darah, konsultasi dengan dokter umum hingga pemeriksaan gigi. Tujuh dokter umum, tiga dokter gigi dan sejumlah personel kesehatan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Diungkapkan Agustri, kegiatan tersebut tidak hanya digelar di Cianjur melainkan di seluruh markas Brimob Jabar. Sejumlah personel diterjunkan untuk mendata warga yang memerlukan pengobatan. Selanjutnya, warga dijemput untuk mengikuti pengobatan gratis. "Sebenarnya yang mendaftar hari ini mencapai 1.500 warga namun untuk hari ini yang terlayani 1.000 dulu. Selanjutnya personel kembali diterjunkan untuk melakukan pengobatan dalam patroli kesehatan ini. Kegiatan ini juga digelar di Cikeruh, Garut sama Cirebon," kata dia. Mayoritas warga yang berobat merupakan lanjut usia. Tidak jarang, untuk berjalan pun mereka kesulitan sehingga dibantu keluarga atau personel yang siaga. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, mayoritas penyakit yang diderita warga yakni darah tinggi dan maag. Koordinator dokter Taufan Gunawan mengatakan, penyakit tersebut diakibatkan kurangnya kesadaran warga akan pola sehat. "Warga banyak yang berpikiran sekali minum obat penyakitnya selesai, padahal tidak demikian. Jika pola makan dan pola hidup tidak dijaga tetap saja," kata dia. Warga mengeluh darah tinggi karena tidak menjaga pola makan. Mereka pun mengaku menderita maag dan pegel linu akibat selesai bekerja. "Pada kali ini kami lebih mendekatkan pada edukasi warga agar menjaga kesehatan dan mengantisipasi segala gangguan pada tubuh," kata dia. (Tommi Andryandy/A-147)***


Editor: Tommi Andryandy

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X