Minta Perhatian Bupati Purwakarta, Sektor Pariwisata Terpukul Perpanjangan PPKM

- 5 Agustus 2021, 07:25 WIB
Dokumentasi -Objek wisata alam Kampung Madang yang berada di Sukasari Purwakarta.
Dokumentasi -Objek wisata alam Kampung Madang yang berada di Sukasari Purwakarta. /Tim Purwakarta News

PIKIRAN RAKYAT - Sektor pariwisata Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terancam hancur akibat perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Purwakarta menuntut solusi dari pemerintah daerahnya.

Mereka meminta Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengeluarkan kebijakan yang akan menyelamatkan sektor pariwisata, khususnya hotel dan restoran. 

"Di sini kami merasa tak diperhatikan Bupati Purwakarta," kata Bendahara PHRI Kabupaten Purwakarta Ismail, Rabu, 4 Agustus 2021.

 Baca Juga: Ancaman Nadiem Makarim ke Kampus yang Tak Ajukan Bantuan UKT: Kena Sanksi Alokasi Anggaran

Pemilik hotel dan restoran berharap pemerintah memberikan kebijakan fiskal seperti relaksasi atau penghentian sementara pembayaran beban pajak. 

Begitu pula dengan penghentian sementara pembebanan pajak penerangan jalan umum PLN.

"Kemudian, kebijakan moneter. Di antaranya merestrukturisasi kredit perbankan dan penghapusan cut off bunga pinjaman sampai dengan pulihnya ekonomi," ujar Ismail. Kebijakan moneter juga bisa berupa relaksasi atau subsidi pemakaian listrik.

 Baca Juga: Menko PMK Minta Obat Antivirus Harus Ada di Puskesmas, Epidemiolog: Siapa yang Sarankan?

Di antaranya, dengan menghilangkan abodemen serta mengubah status premium menjadi pelanggan biasa PLN. Bisa juga dengan memberikan diskon tarif listrik selama PPKM.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network