Uangnya Rusak Dimakan Rayap, Pria Garut Bisa Berkurban dengan Hadiah Domba dari Polisi

- 21 Juli 2021, 20:34 WIB
Pria dengan uang jutaan rusak dimakan rayap, Yadi Supardi, langsung sujud syukur begitu mendapatkan bantuan berupa seekor domba dari jajaran Polsek Garut Kota
Pria dengan uang jutaan rusak dimakan rayap, Yadi Supardi, langsung sujud syukur begitu mendapatkan bantuan berupa seekor domba dari jajaran Polsek Garut Kota /Kabar Priangan/Aep Hendy

PIKIRAN RAKYAT - Ungkapan kegembiraan terpancar jelas di raut muka Yadi Supardi atau yang sering disapa Mang Iyad. 

Ia yang sebelumnya merasa akan gagal melaksanakan niatnya untuk melaksanakan ibadah kurban tahun ini, pada akhirnya ternyata bisa melaksanakannya.

Yadi bisa melaksanakan ibadah kurban di kampung halamannya di Kampung Cimaragas Desa Ngamplangsari Kecamatan Cilawu, Garut, Jawa Barat, setelah mendapatkan bantuan berupa seekor domba dari jajaran Polsek Garut Kota. 

Yadi pun mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dengan melakukan sujud syukur sambil terus mengucapkan doa.

 Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia per Rabu 21 Juli 2021, Pasien Covid-19 Naik Jadi 2.983.830 Orang

"Alhamdulillah ya Allah, akhirnya saya bisa juga melaksanakan ibadah kurban. Semoga Allah membalas kebaikan bapak-bapak polisi yang telah membantu saya ini," ujar Yadi sambil bersujud syukur di halaman belakang Mapolsek Garut Kota, Rabu, 21 Juli 2021.

Diungkapkannya, dirinya tak sanggup lagi berkata lebih banyak lagi karena dadanya terasa sesak saking terharu dan bahagianya. 

Ia hanya berharap kebaikan yang telah dilakukan Kapolsek serta anggota Polsek Garut Kota ini akan mendapat ganjaran setimpal dari Tuhan YME. 

 Baca Juga: Ari Kuncoro Rangkap Jabatan Disahkan Negara, Arteria Dahlan PDIP Dorong Mahasiswa UI Ambil Sikap

Saking bahagianya, tubuh Yadi pun sampai bergetar dan matanya nampak berkaca-kaca. 

Ia sama sekali tak menyangka akan mendapatkan hadiah yang baginya teramat sangat berharga yakni seekor domba berukuran cukup besar untuk dijadikan hewan kurban.

Ia menuturkan, pada awalnya sangat kaget dan takut ketika tiba-tiba dijemput sejumlah anggota polisi dan kemudian dibawa ke Mapolsek Garut Kota di Jalan Pasundan, Garut Kota. 

Selain takut, ia juga mengaku sangat bingung karena merasa tak pernah melakukan hal-hal yang melanggar hukum hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian.

 Baca Juga: UI Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis Bagi Mahasiswa

"Saya sangat bingung dan takut ketika dijemput oleh sejumlah anggota polisi dan kemudian dibawa ke Polsek. Namun setibanya di kantor Polsek, saya disambut seorang polisi yang ternyata Bapak Kapolsek dan ia berusaha menenangkan saya," katanya.

Oleh Kapolsek, tambahnya, ia kemudian diajak ke bagian belakang kantor dan di sana ia melihat ada seekor domba yang ukurannya lumayan besar. 

Di tengah ketidakmengertian yang dirasakannya saat itu, Kapolsek kemudian menyebutkan jika domba itu sekarang miliknya karena pihak Polsek telah menghadiahkannya kepada dirinya.

"Langsung lemas tubuh saya ketika mendengar perkataan Bapak Kapolsek itu, bahkan tubuh saya sampai bergetar dan dada saya terasa sesak. Saya hanya bisa bersujud saat itu sambil mengucapakan terimakasih dan berdoa," ucap Yadi.

 Baca Juga: Ramalan Zodiak 22 Juli 2021: Aries, Taurus, dan Gemini, Pasanganmu di Bawah Tekanan

Kapolsek Garut Kota, Kompol Deden Mulyana, menyatakan pihaknya merasa sangat terenyuh ketika melihat berita ada salah seorang pedagang kecil yang punya keinginan kuat untuk melaksanakan kurban. 

Untuk bisa melaksanakan niatnya itu, ia sampai rela bersusah payah menyisihkan uang dengan cara menabung di rumahnya. 

Namun sayangnya, kata Deden, ketika sudah satu tahun dan tabungannya akan diambil untuk dibelikan seekor domba, ternyata semua uangnya sudah dalam kondisi rusak akibat dimakan rayap

Namun demikian hebatnya lagi, Yadi tak putus asa dan ia bisa tabah serta menerima hal itu sebagai sebuah musibah kemudian berencana untuk menabung lagi untuk mewujudkan keinginannya untuk berkurban.    

     Baca Juga: 150 Peserta Demo Tolak PPKM di Bandung Diamankan, Ada yang Reaktif Covid-19 dan Bawa Molotov

"Perjuangan dan musibah yang menimpa Bapak yadi itu sangat menyentuh hati kami. Akhirnya dengan para anggota, saya sepakat untuk mengumpulkan sumbangan yang kemudian kami belikan seekor domba agar Bapak yadi bisa melaksanakan ibadah kurban tahun ini," kata Deden.

Deden berharap sumbangan berupa seekor domba yang diberikannya kepada Yadi itu akan bermanfaat. Menurutnyameskipun Yadi merupakan warga Kecamatan Cilawu, akan tetapi sehari-harinya ia berusaha di wilayah Polsek Garut Kota dengan berjualan di sebuah warung kecil di depan kantor Kecamatan Garut Kota.***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X