Digeruduk Massa Habib Rizieq Shihab, Wali Kota Bogor Bima Arya Penuhi Janji

- 11 Juni 2021, 20:10 WIB
Ribuan massa pendukung Habib Rizieq Shihab memadati halaman Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (11/6/2021). Mereka meminta agar HRS yang tengah tersandung kasus hukum dibebaskan.
Ribuan massa pendukung Habib Rizieq Shihab memadati halaman Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (11/6/2021). Mereka meminta agar HRS yang tengah tersandung kasus hukum dibebaskan. /Pikiran Rakyat/Windiyati Retno

PIKIRAN RAKYAT – Ratusan simpatisan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) mendatangi Gedung DPRD Kota Bogor pada Jumat, 11 Juni 2021 untuk mengawal dialog antara Wali Kota Bogor Bima Arya bersama perwakilan simpatisan HRS.

Massa simpatisan membawa atribut berupa spanduk dan poster yang bertuliskan aspirasi yang hendak disampaikan hingga menyebabkan arus lalu lintas di depan gedung DPRD Kota Bogor mengalami kemacetan.

Guna mengamankan jalannya dialog antara Wali Kota Bogor Bima Arya bersama perwakilan simpatisan HRS, petugas gabungan dari kepolisian dan TNI melakukan penjagaan di pintu masuk serta pintu gerbang gedung DPRD Kota Bogor.

Bahkan pihak kepolisian turut menyiagakan personelnya di jalan raya untuk sementara membantu mengalihkan arus lalu lintas di depan gedung DPRD.

Baca Juga: Turki Temukan Cadangan Emas Seberat 20 Ton, Nilai Mencapai Rp1.700 Triliun

Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan dirinya bersama Forkopimda Kota Bogor bersedia melakukan dialog bersama perwakilan simpatisan HRS dalam jumlah terbatas, yaitu maksimal 10 orang sebagai upaya menjaga protokol kesehatan.

Menurut Bima Arya, ketika aksi demo simpatisan HRS yang menamakan diri Forum Masyarakat Peduli Keadilan (FMPK) di Balai Kota Bogor, Habib Mahdi menghubunginya melalui telepon seluler untuk menyampaikan niatnya, yaitu berdialog.

Pembicaraan melalui telepon seluler tersebut disanggupi Bima Arya untuk melakukan dialog pada Jumat, 11 Juni 2021 sekira pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Bangkitkan Kembali Pariwisata Bali, Pesta Kesenian Siap Digelar

"Kapolresta Bogor Kota dan Forkopimda Kota Bogor tadi malam telah berkoordinasi dengan Habib Mahdi Assegaf mengenai persiapan dialog dengan perwakilan massa. Maksimal 10 orang di Gedung DPRD Kota Bogor untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas di tengah Kota," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X