589 Warga Garut Terkonfirmasi Positif Covid-19 dalam Tiga Hari

- 11 Juni 2021, 18:45 WIB
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman memberikan pengaraha kepada peserta rakor, di aula Madrasah Ma'arif, Kecamatan Cikelet, Jumat 2 Oktober 2020.
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman memberikan pengaraha kepada peserta rakor, di aula Madrasah Ma'arif, Kecamatan Cikelet, Jumat 2 Oktober 2020. /Kabar Priangan/Aep Hendy

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Bupati (Wabup) Garut, Helmi Budiman menyatakan jika saat ini kasus Covid-19 di daerahnya sedang mengalami lonjakan. 

Di sisi lain, Helmi berharap agar warga tetap produktif melakukan kegitan ekonominya dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dikatakannya, pandemi Covid-19 ini memang sangat berdampak terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk perekonomian. 

Tak sedikit warga Garut yang pendapatannya berkurang bahkan yang kehilangan mata pencaharian akibat pandemi Covid-19

Baca Juga: Komunitas Bike to Walk Bakal Demo Pemprov Jakarta, Imbas Keputusan Road Bike Boleh Masuk JLNT

Di sisi lain, tuturnya, pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari tentunya tidak bisa diabaikan. Oleh karenanya, Helmi berharap agar warga tetap produktif di tengah masa pandemi Covid-19    

"Kegiatan ekonomi harus tetap berjalan agar ekonomi tidak benar-benar sampai berhenti. Ini penting mengingat pemenuhan kebutuhan hidup tiap harinya tak bisa kita abaikan sedangkan pemerintah tentu tak bisa memenuhi semua kebutuhan hidup masyarakat," ujar Helmi.

Namun Helmi mengingatkan agar dalam beraktivitas, warga senantiasa menerapkan prokes sesuai aturan. Hal ini guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 yang lebih parah mengingat saat ini di Kabupaten Garut kasusnya tengah melonjak. 

Baca Juga: Ramalan Zodiak 12 Juni 2021: Aries, taurus, Gemini, Belajar dari Pengalaman Sebelumnya

Lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Garut menurut Helmi mulai terjadi setelah liburan Lebaran beberapa waktu lalu. Kasus Covid-19 yang tadinya sudah menurun, sejak saat itu kembali mengalami kenaikan bahkan sampai terjadi "outbreak". 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X