Ribuan Massa Minta HRS Dibebaskan, Bima Arya: Semua Harus Sesuai Aturan

- 11 Juni 2021, 17:58 WIB
Ribuan massa pendukung Habib Rizieq Shihab memadati halaman Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (11/6/2021). Mereka meminta agar HRS yang tengah tersandung kasus hukum dibebaskan.
Ribuan massa pendukung Habib Rizieq Shihab memadati halaman Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (11/6/2021). Mereka meminta agar HRS yang tengah tersandung kasus hukum dibebaskan. /Pikiran Rakyat/Windiyati Retno

PIKIRAN RAKYAT - Ribuan massa aksi gema pembebasan Habib Rizieq Shihab (HRS) mendatangi Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat 11 Juni 2021.

Mereka hadir untuk mengawal pertemuan perwakilan masa aksi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Massa aksi gema pembebasan HRS sudah memadati kawasan Jalan Ir.H Djuanda Balaikota Bogor sejak siang hari. Mereka kemudian berjalan menuju Gedung DPRD Kota Bogor.

Selain berorasi, mereka juga membawa berbagai spanduk dan umbul-umbul berkaitan dengan pembebasan HRS. Tak hanya itu, tulisan hinaan dan hujatan untuk Wali Kota Bogor Bima Arya juga menghiasai pamflet yang dibawa pengunjuk rasa.

Baca Juga: Dudung Abdurachman Jadi Pangkostrad, Kapolda Metro: Terbanglah Tinggi Garudaku

Dalam unjuk rasa yang didominasi wanita dan anak-anak tersebut, perwakilan kelompok aksi Gema Pembebasan HRS, Habib Mahdi bin Hamzah Assegaf meminta kepada masa aksi untuk tetap tenang dan tidak tersulut emosi.

Mahdi juga memohon kepada masa aksi agar bisa menyampaikan aspirasinya dengan penuh sopan santun. Menurut Mahdi, kedatangan mereka ke Gedung DPRD Kota Bogor tak lain untuk menyuarakan tuntutan agar HRS bisa segera dibebaskan.

Sebagaimana diketahui, HRS belum lama ini tersandung kasus hukum berkaitan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Kota Bogor.

"Kita datang untuk menyampaikan aspirasi kami kepada DPRD, Forkopimda dan kepada Wali Kota Bogor, atas diskriminasi hukum, ketidakadilan dan kriminalisasi ulama terhadap HRS. Intinya kami minta HRS segera dibebaskan," kata Mahdi dalam orasinya.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X