DPR Minta Warga Jabar Jangan Kendor Taati Prokes Tekan Lonjakan Kasus Corona

- 10 Juni 2021, 13:23 WIB
Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Perkembangan kasus corona di Jawa Barat menjadi sorotan. Pada data terakhir, pasien corona pasca lebaran dan libur panjang bertambah menjadi 1.562 orang. Pola pengetatan protokol kesehatan Covid-19 terutama pada penggunaan masker dan menghindari kerumunan dinilai wajib dievaluasi.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Nasdem, Muhammad Farhan menjelaskan, Jawa Barat meski sudah termasuk dalam daftar sorotan dalam perkembangan kasus corona, masih bisa ditanggulangi dengan masif.

Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di beberapa provinsi masih di atas 29 persen dan sisanya masih di atas 50 persen.

Baca Juga: Masih Ada Kesempatan, Jangan Lewatkan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Lima Provinsi Ini

"Jawa Barat masih menghadapi tantangan pandemik yang luar biasa," ujar Farhan dalam keterangan persnya, Kamis 10 Juni 2021.

Menurutnya, vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat perlu dorongan kuat agar mempersempit potensi penularan ke daerah - daerah. Terlebih, pasca lebaran dan libur panjang, kasus corona di daerah menjadi perhatian.

"Hal ini direspon dengan vaksinasi yang meluas dan cepat, terasa lebih baik daripada provinsi lain, untuk distribusi vaksinasi Covid-19," katanya

Tidak hanya itu, pengetatan untuk mematuhi protokol kesehatan di lapangan terutama menutup celah kerumunan, dinilai masih masif dilakukan di daerah-daerah.

Baca Juga: Pernikahan Seumur Jagung, Aurel Hermansyah Singgung Soal KDRT dan Selingkuh: Gak Aku Maafin

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X