Waspada DBD Saat Musim Penghujan, Dinkes Kabupaten Bekasi: Kurvanya Kerap Tinggi

- 6 Juni 2021, 16:35 WIB
Ilustrasi nyamuk DBD.
Ilustrasi nyamuk DBD. /Pexels

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau warga untuk selalu mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD) di musim penghujan.

Sejak awal tahun lalu, kasus penyakit yang diakibatkan gigitan dari nyamuk aedes aegepti ini terus meningkat.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, pada Januari lalu terdapat lima kasus DBD. Pada bulan berikutnya, Februari, Dinas Kesehatan menemukan lima kasus DBD baru.

Temuan kasus DBD ini pun meningkat pada Maret menjadi 19 kasus lalu melonjak pada April hingga 69 kasus. Secara keseluruhan, jumlah kasus DBD pada kuartal pertama tahun ini telah mencapai 98 kasus.

Baca Juga: Kabar Rujuk Gading dan Gisel Semakin Panas, Wijin: Saya Gak Bisa...

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti mengatakan, secara keseluruhan jumlah kasus pada kuartal pertama cenderung menurun dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama. Pada 2020 lalu, jumlah kasus DBD mencapai 176 kasus, mulai dari Januari-April.

Meski menurun dibanding tahun lalu, namun kurva per bulan tahun ini terus menanjak. Untuk itu warga diminta tetap waspada.

"Tahun ini total ada 98 kasus atau 78 kasus lebih sedikit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tapi, ini hanyalah statistik, warga tetap harus waspada dan selalu membersihkan lingkungan," ucap dia, Minggu 6 Juni 2021.

Akibat kasus DBD ini, kata Enny, satu orang meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X