Sebuah Masjid di Depok Dipasangi Termometer Sensor Suhu Ciptaan UI, Cegah Klaster Tarawih

- 1 Mei 2021, 03:20 WIB
Skrining suhu jamaah salat Tarawih di kota Depok menggunakan termometer karya UI.
Skrining suhu jamaah salat Tarawih di kota Depok menggunakan termometer karya UI. /Dokumentasi Humas UI

PIKIRAN RAKYAT - Empat unit iThermowall di Masjid Al Marjan Cipayung Depok, Jawa Barat, untuk skrining jemaah dalam mencegah klaster tarawih.

Alat itu ‎Dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI)  mengembangkan desain termometer otomatis berbasis sensor suhu infrared yang tidak memerlukan operator, yang merupakan kependekan dari iThermowall (Infrared Thermometer on the Wall). 

Termometer itu bisa dipakai untuk skrining Covid-19.

Kedua dosen tersebut, yakni‎ Dr Tomy Abuzairi dari Program Studi Teknik Elektro dan Nur Imaniati Sumantri, M. Biotech dari Program Studi Teknik Biomedik.‎ 

 Baca Juga: Asal Tanda Tangan Kontrak, Remaja 19 Tahun Terkejut Dirinya Malah Pindah ke Panti Jompo

Di masa pandemi Covid-19, termometer gun atau termometer handheld biasa digunakan untuk memeriksa suhu tubuh. 

Termometer itu dioperasikan dengan cara mendekatkan sensor ke arah kepala atau tangan serta menekan tombol on pada termometer dan tampilan suhu akan terlihat oleh operator termometer. 

Akan tetapi, menurut penelitian, termometer jenis ini sangat bergantung pada subyektifitas seorang operator termometer. 

 Baca Juga: Ramalan Zodiak 1 Mei 2021: Libra, Scorpio dan Sagitarius, Kekayaan yang Diinginkan Akan Datang

Selain itu, operator termometer juga rentan tertular Covid-19 karena jarak yang dekat dengan orang yang diukur suhu tubuhnya. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network