Seluruh Korban Ditemukan, Tim SAR Hentikan Operasi Bencana Longsor Sumedang

- 19 Januari 2021, 16:13 WIB
Evakuasi jenazah korban bencana longsor di kawasan Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (10/1/2021). SAR Bandung merilis 25 nama korban yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor. /Pikiran Rakyat/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan longsor Sumedang menghentikan operasi pascalongsor setelah berhasil menemukan 40 jasad atau seluruh korban meninggal dunia pada Senin 18 Januari 2021 malam tadi.

Hal itu merujuk data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Senin 18 Januari 2021 pukul 20.26 WIB.

Jumlah 40 korban jiwa tersebut sesuai dengan laporan warga yang kehilangan keluarga dan kerabatnya akibat kejadian longsor tersebut.

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Apresiasi Tingkat Kepatuhan Masyarakat Jawa Barat Selama PPKM

Selain itu Pusdalops juga mendata sebanyak 1.119 warga masih mengungsi di Lapangan Taman Burung dan mengungsi mandiri di tempat kerabat yang aman dari dampak longsor.

Kepada tim Humas BNPB, Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah menyatakan, dengan ditemukannya seluruh korban meninggal, operasi SAR pun dihentikan.

"Malam ini adalah pencarian terakhir dari penambahan waktu 3 hari, alhamdulillah di penambahan hari ke 10 ini seluruh korban berhasil ditemukan," ujar Deden saat konferensi pers di Pos Komando SMAN 1 Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Senin 18 Januari 2021.

Baca Juga: Donald Trump 'Sirik' karena Terlalu Banyak Selebriti AS Ikut Hadiri Pelantikan Joe Biden

Ia menjelaskan, keberhasilan operasi SAR ini berkat kolaborasi dan kerja sama yang baik antar seluruh elemen baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, relawan dan juga masyarakat.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X