Hanya 7 Daerah, Ridwan Kamil Minta Maaf Lantaran Belum Semua Daerah Prioritas Dapat Vaksin Covid-19

- 13 Januari 2021, 19:48 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meninjau kontainer berisi vaksin Covid-19 di gudang logistik material penanganan Covid-19 di Kopo Bizpark, Kota Bandung, Rabu, 6 Januari 2021. /Pikiran-rakyat.com/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT - Tujuh daerah di Jawa Barat bersiap untuk melakukan vaksinasi Covid-19 tahap pertama secara serentak mulai Kamis 14 Januari 2021. Ketujuh daerah tersebut yaitu Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

Khusus untuk Kota Bekasi, karena Kamis baru dimulai pemeriksaan kesehatan untuk para kepala daerahnya sehingga Bekasi disarankan dimulai di hari Jumat. Jadi ada enam yang bergabung besok dengan provinsi, satu kota yaitu Bekasi di hari Jumat.

Adapun jumlah vaksin yang telah disalurkan sebanyak 74.760 vial dengan rincian Kota Bandung 25.000 vial, Kota cimahi 3.880 vial, Kota bekasi 14.060 vial, Kota depok 11.140 vial, Kabupaten Bandung 7.560 vial, Kota Bogor 9.160 vial, dan Kabupaten Bandung Barat 3. 960 vial sehingga total 74.760 vial. Sementara Jabar telah menerima 97.080 vial, sisanya akan menjadi cadangan.

Baca Juga: Kapitalisasi Tembus Rp590,83 Triliun, Saham BBRI Catatkan Rekor All Time High

Ketua Komite Kebijakaan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar Ridwan Kamil mengatakan, tujuh daerah ini yang didahulukan karena sesuai daftar kiriman dari pemerintah pusat. Setelah tujuh daerah ini selang beberapa hari kemudian dan sisanya seluruh Jawa Barat baru akan dimulai di tahap kedua.

"Jadi karena akan dievaluasi dulu plus minusnya seperti agar menjadi pembelajaran untuk daerah lain," ujar Ridwan pada jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu 13 Januari 2021.

Dikatakan Ridwan, pemilihan tujuh daerahnya ada di kewenangan pusat.

Baca Juga: Pesawat Tempur Israel Tembaki Suriah, Gudang Senjata Pasukan Dukungan Iran Jadi Sasaran

"Inilah yang saya sampaikan juga terkait ke Karawang yang sudah 5 minggu kenapa tidak jadi prioritas. Itu sudah saya sampaikan jadi saya pertama mohon maaf karena kewenangan menunjuk tujuh daerah pertamanya ternyata belum diserahkan ke provinsi," ucap Ridwan.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X