Terkait Longsor Sumedang, BNPB Nyatakan 26 Orang Masih Menghilang

- 12 Januari 2021, 12:03 WIB
Sejumlah rumah longsor saat terjadi bencana longsor di kawasan Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu, 10 Januari 2021. /Pikiran-rakyat.com/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT - Bencana tanah longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu, 9 Januari 2021.

Dalam bencana tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Basarnas telah merilis data korban yang timbul.

Mereka menjelaskan bahwa dari bencana tanah longsor Sumedang yang terjadi pada Sabtu lalu, Basarnas sudah mengevakuasi sebanyak 13 orang yang tertimbun tanah.

 Baca Juga: Pengakuan Pria yang Cium Pramugari Christine Dacera Sebelum Tewas, Sebut Ada Indikasi Curang

Di rilisan resminya kepada tim Pikiran-Rakyat.com pada Selasa, 12 Januari 2021, BNPB menyatakan hingga Senin kemarin, 26 orang dikatakan masih menghilang akibat bencana ini.

Sementara itu, 3 orang dinyatakan luka berat serta 26 lainnya mendapatkan luka ringan.

Untuk korban terdampak lainnya, mereka semua sudah mengungsi secara tersebar di rumah-rumah penduduk yang tidak rusak.

 Baca Juga: Soroti Kebijakan Privasi di Aplikasi, Menkominfo Berharap Pembahasan RUU PDP Rampung pada Awal 2021

BNPB juga merilis data kerugian materiil akibat bencana tersebut.

BPBD Kabupaten Sumedang menginformasikan sebanyak 14 unit rumah mengalami rusak berat.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X