Siswi SMP di Tasikmalaya Diperkosa 10 Pria Tetangganya, Dua Pelaku Kakek Berusia 70 Tahun Lebih

- 25 November 2020, 15:16 WIB
Ketua KPAID Tasikmalaya Ato Rinanto. /Dok. KPAID Tasikmalaya

PIKIRAN RAKYAT - Entah apa yang merasuki dua kakek di Tasikmalaya yang tega memperkosa seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berusia 13 tahun asal Tasikmalaya Selatan, Jawa Barat. 

Kedua pelaku tersebut masing - masing berusia 70 tahun dan 73 tahun yang merupakan tetangga sekaligus tokoh masyarakat kampung tempat tinggal korban selama ini.

Belakangan diketahui korban yang masih dibawah umur itu tidak hanya diperkosa oleh kedua orang kakek saja.

Melainkan juga telah disetubuhi dan dicabuli, oleh 10 pria dewasa lainnya yang masih tetangganya sendiri selama setahun kebelakang.

 Baca Juga: Ribuan Bukti Bea Cukai Ilegal Senilai Rp5 Miliar Lebih Dimusnahkan, Termasuk Liquid Vape dan Miras

"Kami awalnya mendapatkan laporan seorang siswi perempuan umur 14 tahun yang telah disetubuhi oleh 10 orang pelaku. Para pelaku ini justru para tetangganya dan bahkan ada masih saudaranya korban. Semua pelaku berusia dewasa," jelas Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto di kantornya, Rabu, 25 November 2020.

Ato menuturkan, kejadian ini bermula saat salah seorang pelaku keceplosan mengaku telah menyetubuhi korban ke tetangganya. Pengakuan itu langsung ditanggapi oleh salah satu tokoh masyarakat lainnya dan segera melaporkannya ke ketua RW.

Informasi itu pun langsung sampai ke Kepala Desa setempat sampai akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Tasikmalaya. 

"Jadi korban selama ini selalu mendapatkan ancaman dari para pelaku. Saat menolak, korban kerap diancam akan dibunuh oleh para pelaku dan dengan terpaksa korban melayani nafsu bejat para pelaku," tambah Ato.

 Baca Juga: Ekonomi RI Terbaik Kedua Setelah Tiongkok, Menko Airlangga: Kerja Keras KPCPEN Diakui Internasional

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X