20 Orang di Pondok Pesantren Kena Corona Usai Jenazah Covid-19 di Indramayu Dipaksa Transit

- 24 November 2020, 19:21 WIB
Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19. /Pikiran-rakyat.com/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT - Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, merilis 28 orang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Dari jumlah kasus harian Covid-19 itu, 20 orang di antaranya berasal dari Pondok Pesantren di Kecamatan Bongas.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara menjelaskan ke 28 orang yang terkonfirmasi positif tersebut terdiri atas wiraswasta 3 orang, ibu rumah tangga 4 orang, karyawan swasta 3 orang, dan pelajar/santri 18 orang.

 Baca Juga: Bocoran Spesifikasi Mobil Listrik Pertama Toyota di Indonesia, Lexus UX 300e

Sementara berdasarkan domisili mereka berasal dari Kecamatan Balongan 3 orang, Indramayu, Sindang, Sukra, Terisi, dan Cikedung masing-masing 1 orang.

Sedangkan yang berasal dari kluster pondok pesantren mereka berasal dari Kecamatan Bongas sebanyak 8 orang, Haurgeulis 2 orang, Losarang, Cantigi, dan Gabuswetan masing-masing 1 orang. 

Tercatat juga 6 orang dari Kabupaten Subang dan 1 orang dari Tangerang.

 Baca Juga: Dapat Surat Cinta dari El Barack, Jessica Iskandar Terharu Putranya Makin Manis dan Mesra

"Klaster pondok pesantren ini merupakan kontak erat dari pasien sebelumnya yang telah positif dan meninggal dunia pada tanggal 8 November lalu," kata Deden, Selasa, 24 November 2020.

Deden menambahkan, jenazah pasien yang meninggal dunia tersebut ketika hendak dimakamkan langsung oleh petugas RSUD Indramayu,  dengan menerapkan protokol kesehatan namun oleh orang disekitarnya dibawa atau ditransitkan terlebih dahulu ke ponpes.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X