Duka Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19, Disoraki Warga, Ditertawakan, hingga Terima Kecaman

- 24 November 2020, 17:41 WIB
Proses pemakaman jenazah Covid-19 yang dilakukan tim BPBD Majalengka baru-baru ini. /Pikiran-rakyat.com/Tati Purnawati

PIKIRAN RAKYAT - Menjadi petugas pemakaman Covid-19 bukanlah hal mudah dan sederhana.

Tidak hanya sekadar menggotong jenazah dari ambulans, kemudian menguburkannya. 

Namun, terkadang harus berhadapan dengan masyarakat yang menolak jenazah dikubur sesuai protokol, hingga harus disoraki warga, dan beragam kecaman yang diterimanya.

Baca Juga: Ingatkan Pemerintah Tak Hapus BBM Premium, Anggota DPR: Daya Beli Masyarakat Sedang Lemah

Padahal para petugas ini harus bekerja siang dan malam bahkan hingga dini hari bila yang meninggal lebih dari dua orang dalam semalam,  dan mereka pun terkadang harus menunggu berjam-jam di tengah makam, dengan kondisi berakaian APD yang pengap dan penuh keringat. 

Proses pemakaman jenazah Covid-19 yang dilakukan tim BPBD Majalengka baru-baru ini.
Proses pemakaman jenazah Covid-19 yang dilakukan tim BPBD Majalengka baru-baru ini.

Apa yang mereka kerjakan ini semata kemanusiaan, tanpa imbalan apapun dari siapapun. Sepenuhnya bekerja “lillahi ta’ala”.

Pengalaman pahit menurut Hendrajat dan Sinta yang bertugas sebagai tenaga administrasi dan pendokumentasian adalah, para petugas disoraki dan diteriaki warga.

Itu terjadi saat akan menggotong jenazah dari ambulans dan membawanya ke pemakaman hingga penguburan.

Baca Juga: Dulang Kesuksesan di Single Sebelumnya, TWICE Segera Rilis I Can't Stop Me Versi Bahasa Inggris

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X