Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Berawan, 20.8 ° C

Ramai Keluhan di Media Sosial, Pemkab Purwakarta Janji Perbaiki Jalan Citeko

Hilmi Abdul Halim
HILMI ABDUL HALIM/PR
HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Masyarakat Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta mengeluhkan kerusakan Jalan Raya Citeko. Selain berlubang, jalan tersebut juga tergenang air setiap diguyur hujan hingga membahayakan pengguna jalan.

"Rusaknya itu sebenarnya sudah lama, tapi sekarang semakin parah. Mungkin karena kehujanan jadi bolong-bolong," kata salah seorang warga setempat, Yuni (30), Kamis 7 November 2019. Akibatnya, aktivitas sehari-hari masyarakat terganggu termasuk anak sekolah.

Keluhan para pengguna jalan tersebut disampaikan melalui media sosial beberapa hari terakhir hingga menarik perhatian warganet. Bahkan, di salah satu unggahan warga, terlihat seorang pemuda berpose seperti sedang memancing ikan di genangan air jalan tersebut.

Menurut Yuni, jalan tersebut menjadi akses utama warga menuju kawasan Waduk Cirata di Kecamatan Tegalwaru dan daerah sekitarnya. Selain jalan yang rusak, warga juga berharap pemerintah memperbaiki saluran air di pinggir jalan tersebut. "Kalau hujan itu airnya jadi ke jalan karena tak ada saluran air," ujarnya menambahkan.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta akhirnya merespons. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan (PUBMP), pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar khusus untuk perbaikan jalan tersebut.

"Jalan Raya Citeko Kecamatan Plered akan kami perbaiki. Termasuk saluran airnya," kata Kepala Dinas PUBMP, Buddy Supriyadi meyakinkan. Ia menjelaskan, sumber anggaran tersebut dari perubahan Anggaran Penerimaan Belanja Daerah 2019.

Dengan anggaran sebesar itu, Buddy memastikan perbaikan jalan menggunakan bahan beton. Pembetonan menurutnya akan diutamakan terlebih dahulu untuk ruas jalan yang mengalami kerusakan parah. Karena itu, ia meminta warga untuk bersabar.

Namun, Buddy juga belum bisa memastikan waktu pengerjaan jalan akan dimulai. Ia beralasan bahwa proyek tersebut saat ini masih dalam tahap lelang. "Kemungkinan pekerjaan perbaikan akan dilakukan di Desember 2019 mendatang," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan kerusakan ruas jalan tersebut terjadi di dua titik, masing-masing berukuran sekitar 80 meter dan 120 meter. Perbaikan jalan sebenarnya sudah dilakukan dengan cara menambal bagian-bagian yang rusaknya saja, namun hal itu tidak bertahan lama.***

Bagikan: