Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Berawan, 20.8 ° C

Pokemon Keswa, Cara Mendeteksi Gangguan Jiwa ala Bekasi

Yusuf Wijanarko
PARA pasien pengidap gangguan jiwa dirawat di Yayasan Al Fajar Berseri Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Dua dari ratusan pasien tersebut merupakan remaja yang mengalami gangguan jiwa akibat menggunakan telefon genggam secara berlebihan.*/TOMMI ANDRYANDY/PR
PARA pasien pengidap gangguan jiwa dirawat di Yayasan Al Fajar Berseri Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Dua dari ratusan pasien tersebut merupakan remaja yang mengalami gangguan jiwa akibat menggunakan telefon genggam secara berlebihan.*/TOMMI ANDRYANDY/PR

CIKARANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bekasi membentuk Pokemon Keswa atau Pos Konseling Edukasi dan Monitoring Kesehatan Jiwa untuk mendeteksi potensi gangguan jiwa warganya sejak dini.

"Gerakan deteksi dini gangguan jiwa ini untuk mewujudkan target 2020 Kabupaten Bekasi bebas pasung," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti di Cikarang, Jumat 8 November 2019.

Sri Enny menjelaskan, Pokemon Keswa merupakan tim pendeteksi gangguan jiwa yang terdiri atas kader dan perancang program dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Bekasi.

"Kader berkolaborasi dengan perancang program kesehatan jiwa. Jika ada yang diduga mengalami gangguan jiwa, langsung ditangani oleh mereka," katanya seperti dilaporkan Antara.

Pokemon Keswa akan mendeteksi gangguan jiwa menggunakan aplikasi yang memudahkan tim mengetahui kondisi kejiwaan warga.

"Ada tools di Android, bisa juga diunduh. Tindak lanjutnya dikerjakan Puskesmas setempat," ucapnya.

Dinas Kesehatan sebelumnya telah memberikan pelatihan deteksi kelainan jiwa kepada kader dan perancang program yang menjadi bagian dari tim Pokemon Keswa.

"Kemarin (Kamis 7 November 2019) mereka sudah kami bekali pelatihan," ujarnya.

Pelatihan itu diikuti 88 kader dan programer yang menjadi bagian dari tim Pokemon Keswa. Selain dibekali pelatihan cara mendeteksi gangguan jiwa, mereka diberi pelatihan cara menangani pasien dengan gangguan kejiwaan.

Sri Enny megatakan, saat ini tim Pokemon Keswa sudah diberi kewenangan melakukan deteksi dini gangguan kejiwaan langsung.

"Setelah mendapat pelatihan, mereka sudah siap turun ke masyarakat menangani warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan sehingga ke depan tidak ada lagi mendengar cerita ada warga yang dipasung akibat gangguan jiwa," kata dia.***

Bagikan: