Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 28 ° C

Polisi Selidiki Surat Tugas Pengelolaan Parkir oleh Ormas di Bekasi

Riesty Yusnilaningsih
AREA parkir di salah satu minimarket di Kota Bekasi. Pemkot Bekasi mengakomodasi pengelolaan parkir di mininarket kepada sejumlah pihak yang dibekali surat tugas.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR
AREA parkir di salah satu minimarket di Kota Bekasi. Pemkot Bekasi mengakomodasi pengelolaan parkir di mininarket kepada sejumlah pihak yang dibekali surat tugas.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

BEKASI, (PR).- Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota tengah menyelidiki beredarnya surat tugas pengelolaan parkir di minimarket oleh ormasn (organisasi kemasyarakatan). Jika ditemukan pelanggaran, penerbit surat tugas bisa diperkarakan secara hukum.

"Mungkin saja dipidanakan jika sudah jelas pelanggarannya. Namun, kami masih menyelidiki karena perihal surat tugas ini harus ditelaah dengan lex specialis," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota Komisaris Arman, Rabu 6 November 2019.

Menurut Arman, kepolisian sudah mengantongi surat tugas yang diterbitkan Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi tersebut. Surat tugas itu yang disebut dijadikan senjata oleh ormas untuk mengelola lahan parkir di 606 minimarket yang tersebar di Kota Bekasi.

"Inti surat tersebut ialah mendelegasikan tugas pengelolaan parkir kepada orang di luar organisasi Bapenda. Surat ditandatangani langsung oleh pejabat terkait," kata Arman.

Hal yang saat ini tengah diselidiki kepolisian adalah mencari tahu legalitas penerbitan surat tersebut terkait legalitas hukum mendelegasikan tugas kepada pihak di luar instansi.

Untuk keperluan penyelidikan, selain mengamankan surat tugas yang diterbitkan, kepolisian juga memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan. Namun, Arman enggan merinci siapa saja pihak yang dimaksud. Termasuk kemungkinan memeriksa Aan Suhanda selaku Kepala Bapenda Kota Bekasi.

"Masih terus kami dalami, tapi dipastikan kami serius menangani kasus ini demi memberikan rasa aman kepada warga," katanya.***

Bagikan: