Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sedikit awan, 19.9 ° C

Pilkades Bukan untuk Memupuk Permusuhan

Tati Purnawati
BUPATI Majalengka, Karna Sobahi kumpulkan 383 calon kepala desa dan panitia sebelas.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON
BUPATI Majalengka, Karna Sobahi kumpulkan 383 calon kepala desa dan panitia sebelas.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

MAJALENGKA,(PR).- Bupati Majalengka kumpulkan 383 calon kepala desa dan panitia sebelas yang akan mengikuti pelihan di desanya masing-masing, Rabu 23 Oktober 2019. Langkah bupati tersebut guna mengevaluasi proses penyelenggaraan pemilihan dan pembinaan untuk tidak saling bermusuhan serta menjalankan demokrasi yang baik. 

Bupati Karna Sobahi meminta kepada seluruh panitia sebelas dan calon kepala desa agar mereka bisa membangun komitmen dan kesadaran berdemokrasi kepada masyarakat di desa. Hal itu  karena pesta demokrasi sangat berpengaruh bagi kemajuan di desa.

“Berikan pelajaran berdemokrasi yang baik, jangan ada perselisihan di antara kandidat dan para pendukungnya yang berkepanjangan karena pesta demokrasi ini sangat berpengaruh bagi kemajuan di desa. Dukungan semua warga dibutuhkan untuk menumbuhkan suasana yang kondusif agar kelangsungan pembangunan berjalan lebih baik,” ungkap Bupati.

Menurutnya, dalam tatanan demokarasi diharapkan tidak ada perpecahan dan pertengkaran diantara para pendung, tidak mempertajam perbedaan pilihan apalagi setelah pelaksanaan pemilihan semua harus bersatu kembali. Peran serta calon kepala desa dan panitia sebelas sangat berperan dalam menjaga kondusivitas di masyarakat.

Asisiten Pemerintah Desa Setda Majalengka Aeron Randi menjelaskan, tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Majalengka melaksanakan pilkades serentak di 141 desa yang tersebar di 26 kecamatan diikuti 383 orang calon. 

Pada pelaksanaan pilkades ini, pemerintah memfasilitasi pengadaan kotak suara, surat suara dan surat panggilan serta anggaran untuk melatih dan bintek para kepala desa nanti setelah mereka terpilih.

Bintek dimaksudkan agar para kepala desa saat menjalankan pemerintahannya bisa memahami tentang pengelolan desa selama 6 tahun menjabat sebagai kepala desa nanti. 

Proses penyelenggraan pilkades saat ini, mulai tanggal 25 hingga 27 Oktober 2019 memasuki tahapan kampanye bagi para calon dan selanjutnya tanggal 28 - 30 menetapan DPT di setiap desa. Dan hari Sabtu tanggal 2 Nopember 2019 pelaksanaan pencoblosan secara serentak.*** 
 

Bagikan: