Pikiran Rakyat
USD Jual 14.034,00 Beli 14.132,00 | Berawan, 20.4 ° C

Partai Golkar Meracik Strategi Baru

Mochammad Iqbal Maulud
SEKRETARIS Jenderal DPD Partai Golkar Jabar yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Jabar Ade Barkah saat memberikan nasi tumpeng pada salah satu kader tua Golkar di peringatan HUT ke-55 Partai Golkar di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung pada Minggu 20 Oktober 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR
SEKRETARIS Jenderal DPD Partai Golkar Jabar yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Jabar Ade Barkah saat memberikan nasi tumpeng pada salah satu kader tua Golkar di peringatan HUT ke-55 Partai Golkar di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung pada Minggu 20 Oktober 2019.*/MOCHAMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- ‎Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-55 Partai Golkar  di Jawa Barat berlangsung amat sederhana namun penuh makna. Terlebih perayaan tahun ini dilaksanakan serentak di masing-masing DPD di tingkat kabupaten dan kota‎, sehingga yang merayakannya pun tidak terlalu banyak.

Peringatan HUT ke-55 Partai Golkar ini dimulai dengan mengunjungi taman makam pahlawan di Jalan Cikutra Kota Bandung. Puluhan kader Partai Golkar di Jabar memenuhi TMP Cikutra sejak pukul 07.00 WIB pada Minggu 20 Oktober 2019.

Setelah mengheningkan cipta dan berdoa bersama bagi para pahlawan, para kader pun berkumpul kembali di tempat berbeda. Para kader lalu mendatangi Kantor DPD Golkar Jabar di Jalan Maskumambang, Kota Bandung. Di tempat ini para kader melanjutkan dengan syukuran melalui pemotongan nasi tumpeng.

Seusai pemotongan nasi tumpeng dan pembacaan doa, para kader pun membagi-bagikan nasi di sekitar Jalan Maskumambang sebagai tanda syukur.

Sekretaris Jenderal DPD Partai Golkar Jabar, Ade Barkah menyatakan HUT Golkar kali ini, para kader diminta untuk introspeksi. Terlebih Partai Golkar yang dulunya merupakan pemenang kedua di Jabar, kini peringkatnya turun ke peringkat ke-4.

"Kita dulu mendapatkan medali perak pada Pileg 2014, sekarang kita turun ke juaran harapan 1.‎ Ini harus jadi catatan agar pil pahit ini bisa memotivasi Partai Golkar di Jabar agar lebih baik lagi. Meski demikian hal ini sedikit terobati dengan dilantiknya Bapak Jokowi dan K.H Ma'ruf Amin yang kami usung," kata Ade Barkah di Aula DPD Partai Golkar.

Paling tua

‎Menurut Ade, penurunan suara Partai Golkar di Jabar ini harus bisa memecut semangat Partai Golkar Jabar ke depan. Karena itu dengan pengalaman sebagai partai paling tua di Indonesia, Partai Golkar sedang meracik strategi baru yang tidak mudah dilacak partai lain.

"Kita segera akan siapkan drafnya demi kemajuan Partai Golkar ke depan. Kami ingin Partai Golkar kembali ke posisi ke-2 seperti 2014 lalu, atau bahkan mungkin jadi pemenang di Jabar sekali-kali lah kita jadi pemenang kan gak apa-apa," katanya.

Di ulang tahun yang ke-55 ini pun Partai Golkar DPD Jabar, lanjut Ade, sangat berterima kasih pada kader-kader perempuan Golkar. "Tanpa ibu-ibu dan teteh-teteh di Golkar maka Golkar ini cuman separo. Karenanya saya sebagai sekretaris sangat mengapresiasi kehadiran ibu-ibu ini," ujarnya.

Ade pun juga berpesan pada kader muda Partai Golkar agar terus meningkatkan kualitas diri. Apalagi kata dia, sudah banyak kader muda Partai Golkar di Jabar yang kemampuannya memadai. "Saya ini bukan ular yang bisa terus mengganti kulit dan muda lagi. Saya tidak akan selamanya jadi sekretaris, suatu saat akan digantikan generasi muda. Karenanya bagi para kader muda diharapkan mempersiapkan diri untuk masa datang," katanya.

Target pilkada 2020

Di lain hal, Ade pun berpendapat ‎Partai Golkar dalam waktu dekat akan berusaha memenangkan Pilkada 2020 di 8 kabupaten dan kota di Jabar ini. Ade bahkan optimis Partai Golkar Jabar setidaknya akan memenangkan 70 persen dari seluruh 8 kabupaten dan kota yang ada tersebut.

"Contohnya Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Indramayu, Karawang, Depok dan Pangandaran. Tempat-tempat ini potensi kemenangan Partai Golkar cukup tinggi, sehingga Partai Golkar perlu strategi-strategi khusus, selain tetap meraih simpati masyarakat yang ada," katanya.

Partai Golkar pun lanjut Ade, juga membuka ruang seleksi bagi calon dari partai lain ataupun tokoh ‎masyarakat. Hanya saja, kata dia, tentunya kader Partai Golkar yang dibina sejak lama tetap menjadi prioritas sebagai calon para kepala daerah tersebut.

"Doakan saja agar Partai Golkar tetap abadi, biarlah kami para pengurus menjadi tua dan Lemah. Tetapi untuk partai semoga terus berkembang sesuai dengan lambang Partai Golkar itu sendiri yaitu pohon beringin. Kita ingin menyebar terus dan membuat akar-akar baru," katanya.***
 

Bagikan: