Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya berawan, 19.3 ° C

BIJB Kembangkan Kargo Bandara

Novianti Nurulliah
SEBUAH kendaraan melintas di depan gudang kargo Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Kabupaten Majalengka. Kargo Bandara Kertajati menyediakan layanan domestik yang rencananya mulau  dioperasikan April 2019 oleh PT Angkasa Pura Kargo (APK), sedangkan untuk layanan kargo internasional mulai dibuka pada Mei 2019 dioperasikan PT Jasa Angkasa Semseta (JAS).*/TATI PURNAWATI/KC
SEBUAH kendaraan melintas di depan gudang kargo Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Kabupaten Majalengka. Kargo Bandara Kertajati menyediakan layanan domestik yang rencananya mulau dioperasikan April 2019 oleh PT Angkasa Pura Kargo (APK), sedangkan untuk layanan kargo internasional mulai dibuka pada Mei 2019 dioperasikan PT Jasa Angkasa Semseta (JAS).*/TATI PURNAWATI/KC

BANDUNG, (PR).- Setelah bekerja sama dengan PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Tbk dalam kargo bandara, PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) melakukan penandatangan kesepahaman bersama dengan konsorsium yang terdiri dari PT Pos Indonesia (Persero), PT Pos Logistik Indonesia, dan PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Tbk dalam pengembangan fasilitas logistik di BIJB Kertajati. Penandatanganan dilakukan dalam kesempatan West Java Infrastructure Summit (WJIS) di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Soebroto, Kota Bandung, Jumat, 18 Oktober 2019. 

Direktur PT BIJB Muhamad Singgih mengatakan, alasan PT BIJB  kerja sama dengan konsorsium tersebut karena PT POS Indonesia sudah memiliki pasar. Pengguna jasa pos sebagai BUMN sudah banyak dan berpengalaman.

"Kami bisa bersinergi dengan BIJB yang punya aset, kalau dengan kerja sama yang bagus Insyallah ke depan akan sangat ramai karena potensi Jabar utnuk kargo itu besar. Barang e-commerce paling banyak perputarannya di Jabar, termasuk di Jakarta dan Banten, dengan demikian punya kargo memiliki potensi di Jabar,” ujar dia, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Singgih mengatakan, saat ini pihaknya sudah berkerja sama dengan PT JAS. Melalui MoU tersebut mereka ingin mengembangkan fasilitas kargo.

“Jadi, pengembangan kargo kita ini baru di lini satu, baru  baru operate terminal kargo yang baru sekarang ini, dari JAS dan Angkasapura Cargo, oleh karena itu kargo ini supaya bisa diimplementasikan untuk skala yang lebih luas untuk e-commerce, maka kita perluas, dan pengembangan lebih luas lagi,” kata dia.

Baru sedikit yang difungsikan

Dengan bertambahnya jasa kargo di BIJB, area kargo yang mencapai 12 hektare itu bisa teroptimalisasi dengan baik. Nanti akan dilengkapi gudang, barang-barang, dan perlengkapan lainnya. Saat ini, dari total luas tersebut, baru 5.000 meter persegi atau setengah hektare yang difungsikan. 

“Saat ini baru MoU, nanti kami implementasikan untuk kerjasama secepatnya karena penerbangan internasional akan segera mulai. Impelementasi akan sesegera mungkin, pasca MoU akan ditindaklanjuti, kargo potensi besar dan harus dikerjakan sesegera mungkin,”ucap dia.

Untuk pengembangan ini, lanjut dia, semua pihak terkait bersama-sama membuat formulasi dalam kerja sama yang lebih terimplementasi.***

Bagikan: