Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sedikit awan, 21.3 ° C

Pesan Damai Jelang Pelantikan Presiden Jokowi Bergaung dari Kota Tasikmalaya

Bambang Arifianto
KH Aminudin Bustomi (berpeci dan bersorban) menerima kunjungan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto (paling kanan) di Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Paseh, Kota Tasikmalaya, Rabu 16 Oktober 2019. Aminudin menyampaikan pesan damai kepada masyarakat agar menjaga kondusifitas jelan pelantikan presiden dan wakil presiden.*/ISTIMEWA
KH Aminudin Bustomi (berpeci dan bersorban) menerima kunjungan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto (paling kanan) di Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Paseh, Kota Tasikmalaya, Rabu 16 Oktober 2019. Aminudin menyampaikan pesan damai kepada masyarakat agar menjaga kondusifitas jelan pelantikan presiden dan wakil presiden.*/ISTIMEWA

TASIKMALAYA, (PR).- Pesan menjaga kondusifitas menjelang pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil preside terpilih bergaung dari Kota Tasikmalaya. Prosesi pelantikan rencananya berlangsung di Jakarta pada Minggu 20 Oktober 2019.

Pesan perdamaian mengemuka saat Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto bersilaturahmi dengan pimpinan Pesantren Sulalatul Huda di Jalan Paseh Bojongsari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu 16 Oktober 2019. Anom diterima langsung oleh  Kyai H. Aminudin Bustomi selaku pimpinan pesantren itu. Selain meningkatkan silaturrahmi Kamtibmas, kegiatan itu juga bagian dari cipta kondisi dalam rangka menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden.

Aminudin yang merupakan Sekretaris MUI Kota Tasikmalaya menyerukan masyarakat menjaga ‎kedamaian dalam proses pelantikan itu. Menurutnya, presiden dan wakil presiden telah melalui proses yang konstitusiona dan legal hinga terpilih dan dilantik.

"Kepada seluruh warga masyarakat (yang) berdoa minta hujan, sambil berdoa (juga) untuk kedamaian negeri ini," ucap ‎Aminudin. 

Ia menolak tindakan anarkistis dalam menyikapi pelantikan itu. "Aksi-aksi anarkis, radikal dan teroris mesti dienyahkan dari bangsa ini," ucapnya. Mewakili pesantrennya, Aminudin pun mengucapkan selamat atas kepemimpinan baru negara ini.

Sebelumnya, pesan damai juga disuarakan sejumlah elemen masyarakat Kabupaten/Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) Tasikmalaya dalam menyikapi hasil pemilihan umum 2019. FBTI meminta masyarakat menjaga suasana aman dan kondusif serta menghindari gesekan sosial.

Pesan damai tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama FBTI di Kantor Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpeksdam) Nadhlatul Ulama Kota Tasikmalaya, Jalan Situ Gede, Kota Tasikmalaya, Minggu 21 April 2019. Kegiatan tersebut dihadiri beberapa kelompok masyarakat dan lintas agama seperti Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat, Pengamal Salawat Wahidiyah, Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII), Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Indonesia Sejahtera.

Mereka bersama-sama menyuarakan pentingnya menjaga dan perawat persatuan selepas Pemilu.***

Bagikan: