Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sebagian cerah, 25.9 ° C

Bupati Indramayu Ditangkap KPK

Gelar Gandarasa
BUPATI Indramayu Supendi (jaket batik) saat diamankan oleh KPK di kediaman pribadinya di Bongas, Indramayu, Senin, 14 Oktober 2019 malam.*/ISTIMEWA
BUPATI Indramayu Supendi (jaket batik) saat diamankan oleh KPK di kediaman pribadinya di Bongas, Indramayu, Senin, 14 Oktober 2019 malam.*/ISTIMEWA

INDRAMAYU, (PR).- Bupati Indramayu Supendi diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, 14 Oktober sekira puluk pukul 23.40 WIB. Empat orang lainnya turut dibawa oleh KPK. Belum jelas apa kasus yang menjerat Bupati Indramayu. 

Adapun orang yang diamankan yakni ajudan bupati berinisial H, sopir J, Pengusaha C, dan staf di Dinas PUPR inisial F. Mereka diamankan di lokasi berbeda.

Supendi, sopir, dan ajudannya diamankan di rumah orang tua Supendi di wilayah Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu. Sementara itu, F diamankan terpisah di Perumahan Margalaksana II, Indramayu. Pengusaha C diamankan di Bongas, bersamaan dengan bupati. 

Belum diketahui secara pasti apa yang melatar belakangi penangkapan. Berdasarkan pantauan Pikiran Rakyat di Kantor DPUPR, Selasa, 15 Oktober 2019 pagi, KPK telah menyegel dua ruangan yakni ruangan kepala dinas dan sekretarisnya.

Pegawai di sana bungkam seribu bahasa saat ditanya terkait segel KPK. Saat didatangi, kepala dinas tengah tidak berada di lokasi.

"Pak kadis tidak ada. Saya tidak tahu apa-apa," ujar salah seorang pegawai yang enggan menyebutkan identitasnya. Namun pada saat upacara, sang pembina mewanti-wanti agar para pegawai lebih berhati-hati lagi. 

Di Pendopo Indramayu, Supendi nampak tak terlihat. Aktivitas pun berjalan seperti biasanya.***

Bagikan: