Pikiran Rakyat
USD Jual 14.034,00 Beli 14.132,00 | Berawan, 21.2 ° C

Gerakan Mahasiswa Harus Berisi

Mochammad Iqbal Maulud
MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR
MOCHAMMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Gerakan mahasiswa harus memiliki basis pengetahuan yang kuat‎ dan materi yang diperjuangkan harus jelas. Hal tersebut dilakukan agar mahasiswa tidak mudah ditunggangi saat melakukan aksi-aksi.

Hal tersebut dikatakan oleh Pengamat Politik Adiyana Slamet setelah diskusi publik "Antara Opini Rakyat dan Pemerintah" yang diadakan di Gedung KNPI Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Menurut Adiyana, kita sebagai bangsa pun merasa kaget karena gerakan mahasiswa terlihat begitu cepat. "Kemudian basis kognisi politik mahasiswa itu tidak terpenuhi, karena saat berbicara soal RU KUHP misalkan itu menjadi bias, ditanya itu tidak paham, ini kan problem ya," kata Adiyana.

Adiyana pun menyatakan demonstrasi mahasiswa itu harus berisi, apalagi mahasiswa merupakan basis pemuda yang memiliki intelektual yang baik.‎ "Sehingga saat para pemuda ini mempunyai intelektual yang baik, pada aksi-aksinya tersebut tidak ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Mahasiswa pun lanjut Adiyana harus pandai dalam menyampaikan pendapatnya. "Ketika ditanya oleh media misalkan, isinya harus berbobot, ini demi tertahannya penumpang-penumpang gelap. Khususnya yang memanfaatkan momentum yang ada," katanya.

Sementara itu, Ketua KNPI Jawa Barat, Rio F Wilantara menyatakan adanya acara diskusi publik yang sering berlangsung akhir-akhir ini adalah bagian dari komitmen KNPI. Yaitu untuk menjadi salah satu kanal pemuda dan mahasiwa dalam menyampaikan aspirasinya .

"Ke depan KNPI Jabar dapat menjadi kanal ruang mahasiswa ataupun masyarakat untuk berdiskusi menyampaikan aspirasinya. Kami pun berharap bahwa apapun yang kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan DPR RI, kita menyalurkan aspirasi melalui kanal yang baik agar tidak ada hal-hal yang bersifat kontraproduktif," katanya.

Selalin itu kata dia, KNPI akan mendukung gerakan-gerakan mahasiswa. Tujuannya adalah jangan sampai ada pihak-pihak atau oknum-oknum yang memanfaatkan gerakan-gerakan mahasiswa demi kepentingan politik semata.***

 

Bagikan: