Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Sedikit awan, 25 ° C

Cara Ambu Anne Istimewakan Rakyatnya

Advertorial
BUPATI Purwakarta, Anne Ratna Mustika.*/DOK. KABUPATEN PURWAKARTA
BUPATI Purwakarta, Anne Ratna Mustika.*/DOK. KABUPATEN PURWAKARTA

SEJAK sepuluh tahun terakhir Kabupaten Purwakarta miliki slogan Istimewa. Slogan Istimewa yang dimaksud memiliki arti mengistimewakan masyarakat melalui berbagai kebijakan dan pelayanan publik oleh pemerintahannya di segala sektor.

Pada kempemimpinan Anne Ratna Mustika sebagai Bupati Purwakarta, slogan Purwakarta Istimewa ini tetap digunakan. Dengan slogan ini Ambu Anne, sapaan Bupati Anne, akan menjadikan wilayah Purwakrta semakin istimewa dengan berbagai kebijakan barunya.

BUPATI Purwakarta, Anne Ratna Mustika.*/DOK. KABUPATEN PURWAKARTA

Bahkan Anne sudah menyiapkan berbagai program dengan tetap memperhatikan unsur modernisasi dan tradisi budaya yang tetap dipertahankan untuk kesejahteraan dan kemasyuran kabupaten Purwakarta. “Kami sudah menyiapakan rencana kerja yang sebenarnya adalah tahap penyempurnaan program yang sudah digulirkan masa sebelumnya,” ujar Anne.

Anne menjelaskan, ada tiga program prioritas yang akan digulirkannya. Yakni, di sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Pasalnya, dia mengakui, sampai saat ini masih banyak PR yang belum rampung di masa kepemimpinan sebelumnya.

“Untuk sektor pendidikan, tahun ini hingga 2020 mendatang sudah terencana. Tapi, itu lebih ke melengkapi saran prasanananya. Karena, secara kebijakan, program Pendidikan Berkarakter di Purwakarta sudah berjalan cukup efektif,” jelas dia.

BUPATI Purwakarta, Anne Ratna, meninjau jembatan Ciririp dan Cikanyayang di sekitar Desa Parungbanteng Kecamatan Sukasari selesai. Maka Jalur Lingkar Barat akan menghubungkan secara maksimal jalur antara Purwakarta, Cianjur dan Bogor. Bahkan cap daerah terisolir yang selama ini melekat di wilayah tersebut dipastikan akan hilang.*/DOK. KABUPATEN PURWAKARTA

Dengan kata lain, sambung dia, fokus dirinya kedepan yakni melengkapi sarana dan fasilitas penunjangnya. Misalnya, menata kembali jika ada ruang kelas di setiap sekolah yang rusak. Atau menambah fasilitas lain sebagai penunjang pendidikan. 

Sedangkan, sambung dia, ikhtiar pemerintah untuk program kesehatan, yakni melalui program jaminan kesehatan gratis masyarakat. Caranya dengan membayarkan premi bagi warga yang belum ikut kepesertaan atau tercover BPJS. 

Adapun untuk program infrastruktur, sambung dia, salah satunya tak lain menuntaskan PR yang belum rampung sebelumnya. Seperti, finishing jalur Lingkar Barat yang menurut data Dinas terkait masih menyisakan 10 KM lagi.***

Bagikan: