Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 22.7 ° C

Tim Ahli Banjar Lakukan Survei Exit Tol Cimaragas

Tim Pikiran Rakyat
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin rapat percepatan infrastruktur pembangunan Tol Gedebage-Garut-Tasikmalaya-Cilacap di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu 25 September 2019.*/DOK HUMAS PEMPROV JABAR
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin rapat percepatan infrastruktur pembangunan Tol Gedebage-Garut-Tasikmalaya-Cilacap di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu 25 September 2019.*/DOK HUMAS PEMPROV JABAR

BANJAR,(PR).- Rencana pembangunan jalan tol Bandung - Tasikmalaya - Banjar - Cilacap (Batik Balap) terus menjadi sorotan, khusus kawasan yang dimungkinkan dilintasi jalan bebas hambatan dan exit tol mendatang.

Seiring wacana dan harapan Pemkot Banjar, exit tol ada di wilayah Cimaragas, Kab. Ciamis, tepatnya, perbatasan wilayah Kota Banjar dan Ciamis. 

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banjar langsung survei lapangan. Hal itu sebagai tindak lanjut asipirasi dan program yang ditegaskan Wakil Wali Kota Banjar, H.Nana Suryana.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Banjar, Husen Khusaeni mengatakan, pihaknya sudah survei lapangan terkait exit tol mendatang. 

"Lokasi wilayah yang sudah disurvei dan dikaji tim ahli selama ini, mulai Cimaragas Kab. Ciamis, Situ Batu Kec. Banjar dan Binangun Kec. Pataruman," ujar Husen, Rabu 9 Oktober 2019.

Berdampak positif

Sebelumnya, Wakil Wali KOta Banjar, H.Nana Suryana berharap masyarakat Banjar ikut berteriak-terkait rencana pembangunan jalan tol Bandung - Cilacap dan reaktivasi kereta api tujuan Pangandaran.

"Exit tol itu sudah diusulkan di Cimaragas Kab. Ciamis. Usulan itu sudah disampaikan kepada Gubenur Jabar maupun pemerintah pusat. Diharapkan itu bisa direalisasikan pada waktunya," ujar H.Nana Suryana.

Dijelaskan dia, exit tol di Cimaragas itu berdampak positif terhadap Kota Banjar. Karena, Cimaragas Kab. Ciamis itu berbatasan langsung dengan wilayah Kota Banjar. 

"Jika exit tol jauh dari Kota Banjar, seperti di Kertahayu Kec. Pamarican Kab. Ciamis, maka sudah dipastikan sentra bisnis di Kota Banjar mati. Tak mungkin mau ke Bandung berputar dulu ke Kertahayu itu," ujarnya.

Dijelaskan dia, jika exit tol Cimaragas, lalu lintas kendaraan berpotensi langsung masuk wilayah Kota Banjar. Otomatis, perekonomian dan wisata situ Leutik Cibeureum Kota Banjar pun nantinya akan ikut terdongkrak. 

"Selain exit tol di Cimaragas, kami, Pemkot Banjar pun berharap di Kota Banjar dibangun dua stasiun. Tidak jauh dari stasiun utama yang ada sekarang ini," ujar H Nana kepada wartawan Kabar Priangan Dede Iwan.***

Bagikan: