Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 22.3 ° C

RSUD Sumedang Sudah Tidak Sediakan Obat Ranitidine

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI.
ILUSTRASI.

SUMEDANG,(PR).- Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Aceng Solehudin, menginformasikan bahwa saat ini RSUD sudah tidak menyediakan lagi obat lambung jenis ranitidine.

Sebab, kata Aceng, obat jenis ranitidine ini sudah dilarang beredar oleh BPOM karena terdeteksi mengandung zat N-nitrosodimethylamine (NDMA) yang dapat menyebabkan kanker.

Pernyataan itu disampaikan Aceng, sebagai jawaban atas banyaknya pertanyaan warga terkait penggunaan obat ranitidine di RSUD Sumedang.

Menurut Aceng, sejak beredar pemberitaan di media sosial terkait obat lambung ranitidine yang dapat menyebabkan kanker, RSUD Sumedang memang sering menerima pertanyaan dari warga melalui telefon.

"Seperti kita ketahui, belum lama ini BPOM telah menarik produk obat ranitidine karena terdeteksi mengandung zat yang bisa menyebabkan kanker. Sejak adanya kabar itu, kami jadi sering menerima telepon dari warga. Intinya warga menanyakan apakah RSUD menyediakan obat tersebut atau tidak," kata Aceng, kepada wartawan, sesaat setelah menghadiri acara penutupan Festival Kopi Sumedang #2, di Wisma Gending, Rabu 9 Oktober 2019.

Untuk itu, dia pun kini meminta kepada masyarakat khususnya pasien RSUD agar tetap tenang dalam menyikapi pemberitaan tersebut. Sebab, pihak RSUD Sumedang sendiri saat ini sudah tidak menyediakan obat jenis raniditine.

"Masyarakat memang pasti resah mendengar pemberitaan itu. Makanya tidak heran jika banyak yang menanyakan ke Humas RSUD juga. Untuk itu, kami pastikan kalau di RSUD Sumedang ini, sudah tidak ada lagi obat jenis ranitidine," ujarnya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Dijelaskan Aceng, adapun ranitidine yang telah ditarik peredarannya oleh BPOM ini, meliputi ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL. Sedangkan produk ranitidine yang ditarik secara sukarela oleh perusahaannya, yakni Zantac Cairan Injeksi 25 mg/mL, Rinadin Sirup 75 mg/5mL, Indoran Cairan Injeksi 25 mg/mL dan Ranitidine cairan injeksi 25 mg/ML.***

Bagikan: