Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Lewat Video Conference, Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Pabrik Pakan Ikan dan Embung Di Pangandaran

Tim Pikiran Rakyat
WAKIL Bupati Pangandaran, Adang Hadari, bersama Asisten II, Ade Supriatna, dan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, meninjau mesin pembuat pakan ikan sekaligus mengikuti video conference dengan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti, di gedung pabrik pakan ikan di kawasan PPI Cikidang Babakan, Pangandaran, Kamis, 10 Oktober 2019.*/AGUS KUSNADI/KP
WAKIL Bupati Pangandaran, Adang Hadari, bersama Asisten II, Ade Supriatna, dan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, meninjau mesin pembuat pakan ikan sekaligus mengikuti video conference dengan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti, di gedung pabrik pakan ikan di kawasan PPI Cikidang Babakan, Pangandaran, Kamis, 10 Oktober 2019.*/AGUS KUSNADI/KP

PANGANDARAN, (PR).- Melalui video conference dari Muara Baru Jakarta, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, meresmikan pabrik pakan ikan dan embung yang ada di Kabupaten Pangandaran. Pabrik itu merupakan bagian dari 20 program yang dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Video conference yang dilakukan Kamis, 10 Oktober 2019, disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran, Adang Hadari, Asisten II, Ade Supriatna, dan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin. Hal itu dilaksanakan di gedung pabrik pakan ikan yang berada di kawasan pelabuhan ikan Cikidang Babakan, Pangandaran.

Setelah peresmian melalui video conference, Dirjen Perikanan dan Budi Daya KKP melalui Direktur Pakan dan Obat Ikan, Mimid Abdulhamid, mengatakan, ketersediaan pakan yang terjangkau menjadi isu utama di kalangan pembudi daya ikan. Oleh karena itu, suplai pakan yang terjangkau sesuai kebutuhan baik kualitas maupun kuantitas, sangat diperlukan. 

Mimid menyatakan, Dirjen Perikanan dan Budi Daya membuat program unit produksi pakan ikan mandiri untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi. Efisiensi akan sangat membantu pembudi daya karena harga pakan lebih murah.

"Melalui program pembangunan unit produksi pakan ikan mandiri, diharapkan akan lebih luas menjangkau kebutuhan pakan bagi pembudi daya ikan dan dapat menekan biaya produksi budi daya minimal 30 persen," ujarnya, seperti dilaporkan Agus Kusnadi dari Kabar Priangan.

Mimid menambahkan, melalui unit produksi pakan mandiri ini, KKP dapat melakukan intervensi harga penjualan. Misalnya untuk jenis slow sinking dengan kisaran harga Rp6.500 s/d Rp7.000,- per kg. 

"Harga ini mampu dijangkau pembudi daya kecil dan berdampak pada peningkatan efisiensi produksi hingga minimal 30 persen," ucapnya. 

Sementara, Wakil Bupati Pangandaran, Adang Hadari, menyatakan, ia berharap pabrik pakan ikan bisa menjadi motivasi dan gairah para pembudi daya ikan di Pangandaran. "Harga pakan diharapkan bisa lebih murah dan berkualitas sehingga meringankan bagi para pembudi daya ikan," ujarnya.

WAKIL Bupati Pangandaran, Adang Hadari, bersama Asisten II, Ade Supriatna, dan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, meninjau mesin pembuat pakan ikan sekaligus mengikuti video conference dengan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti, di gedung pabrik pakan ikan di kawasan PPI Cikidang Babakan, Pangandaran, Kamis, 10 Oktober 2019.*/AGUS KUSNADI/KP

Pemkab Pangandaran minta KKP membangun lebih banyak embung

Selain pabrik pakan, KKP juga telah membangun embung di lahan seluas 4,1 hektare. Embung itu berada di Desa Pananjung, Pangandaran, dan dikelola oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi.

Salah satu fungsi embung tersebut antara lain sebagai pengembangan budi daya berbasis penangkapan (CBF), pengendali banjir, menjaga ketersediaan air, alternatif tempat olahraga (jogging, kano), serta tempat bermain dan  rekreasi. Pembangunan embung pun diharapkan akan memberikan multiplier effect bagi ekonomi daerah dan masyarakat.

"Kami berharap, Ibu Susi jangan hanya membangun satu embung saja, ya, kalau bisa tambah empat embung lagi lah, soalnya manfaatnya bisa dirasakan," ucap Adang.

Dalam video conference, Susi Pudjiastuti didampingi Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, yang hadir di Muara Baru, Jakarta. Susi mengatakan, ia mengharapkan kepala daerah untuk menjaga aset supaya bisa meningkatkan pendapatan.***

Bagikan: