Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 22.7 ° C

Puluhan Desa di Sumedang Mengajukan Diri Jadi Desa Wisata

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi turis tertarik dengan suasana desa wisata.*/ANTARA
FOTO ilustrasi turis tertarik dengan suasana desa wisata.*/ANTARA

SUMEDANG,(PR).- Puluhan desa di wilayah Kabupaten Sumedang, kini mulai lirik sektor wisata, untuk pengembangan ekonomi masyarakatnya. Sebab menurut pertimbangan pemerintah desa (Pemdes), sektor wisata ini merupakan potensi yang paling memungkinkan bisa dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab. Sumedang, saat ini tercatat sudah ada sekitar 78 desa yang mengusulkan untuk menjadi desa wisata.

Banyaknya desa yang mengusulkan sebagai desa wisata ini, membuktikan bahwa geliat pariwisata di Sumedang sudah mulai meningkat.

Kepala DPMD Kab. Sumedang Endah Kusyaman, melalui Kepala Bidang Perekonomian Masyarakat Khaidir Gumilar, mengatakan dengan segala potensi alam yang dimiliki, Kab. Sumedang memang sangat berpotensi dijadikan sebagai destinasi wisata. 

Potensi ini, kata Khaidir, sepertinya sudah mulai dipahami oleh hampir seluruh Pemdes di Sumedang. Sehingga tidak heran jika akhir-akhir ini, banyak desa yang tertarik untuk daerahnya sebagai desa wisata.

"Kami lihat animo Pemdes terhadap sektor wisata ini memang sangat tinggi. Buktinya, dari 171 desa di Sumedang yang dinilai memiliki potensi wisata, 78 desa diantara kini sudah mengusulkan menjadi desa wisata," kata Khaidir, Selasa 8 Oktober 2019.

Maka dari itu, guna menindaklanjuti usulan tersebut, DPMD bersama SKPD terkait lainnya, seperti Bappppeda dan Disparbudpora Kab. Sumedang, dalam waktu dekat ini akan membuat tim khusus untuk melakukan survei, kajian dan evaluasi terhadap usulan-usulan dari 78 desa tersebut.

Pastikan layak

Kajian dan evaluasi ini, dimaksudkan untuk memastikan apakah 78 desa itu layak menjadi desa wisata atau tidak.

Hasil kajian dan evaluasi ini pun kata Khaidir, nantinya akan dijadikan sebagai bahan rujukan untuk penerbitan Keputusan Bupati (Kepbup) tentang desa wisata.

"Pengembangan sektor wisata ini, memang sudah sejalan dengan Program Bupati Sumedang. Bahkan Pa Bupati sendiri belum lama ini telah mendeklarasikan Sumedang sebagai Kabupaten Wisata, jadi kami harus ikut mendorong program pengembangan wisata ini," katanya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) pada Disparbudpora Kab. Sumedang, Ajat Sudrajat. Menurut Ajat, masalah pengembangan desa wisata ini memang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2023. Dimana dalam RPJMD tersebut, Pemkab Sumedang, melalui Disparbudpora telah mencantumkan target pengembangan desa wisata. 

Selain prospeknya sangat menjanjikan, rencana pengembangan Desa Wisata ini sudah sejalan dengan animo Pemdes yang belakangan ini mulai tertarik terhadap sektor pariwisata.

Adapun tujuan dari pengembangan desa wisata ini, kata Ajat, selain sebagai sarana edukasi dan rekreasi, keberadaan desa wisata ini pun nantinya bisa dijadikan sebagai pusat pengembangan seni, budaya dan pariwisata berbasia masyarakat.

"Desa wisata ini, nantinya bisa dijadikan sebagai pusat pengembangan seni dan budaya. Sekaligus sebagai pusat pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, serta pengembangan prilaku dan budaya wisata," katanya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.***

Bagikan: