Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Cerah berawan, 27.8 ° C

Mengundang Polemik, Poster Pengumuman Pembangunan Terpaksa Dicabut

Tim Pikiran Rakyat
APARATUR Desa Cikondang, sedang menunjukan poster yang berisikan informasi pembangunan Infrastruktur yang akan dilaksanakan pada tahun 2019. Poster tersebut, kini terpaksa dicabut oleh pihak desa karena telah memicu polemik di daerahnya,*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN
APARATUR Desa Cikondang, sedang menunjukan poster yang berisikan informasi pembangunan Infrastruktur yang akan dilaksanakan pada tahun 2019. Poster tersebut, kini terpaksa dicabut oleh pihak desa karena telah memicu polemik di daerahnya,*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Warga di wilayah Desa Cikondang Kecamatan Ganeas, kini mempertanyakan soal rencana perbaikan Jalan Cikoneng-Tenjolaya yang akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumedang pada tahun anggaran 2019.

Sebab menurut informasi yang diterima warga, Peningkatan Jalan Cikoneng-Tenjolaya Kecamatan Ganeas ini, telah masuk dalam daftar pembangunan infrastruktur yang didanai APBD Kab. Sumedang tahun 2019, dengan nilai anggaran sebesar Rp 439,7 juta.

Informasi ini, kabarnya telah tersebar secara resmi dalam bentuk poster rencana Pembangunan Infrastruktur Pemkab Sumedang tahun 2019.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Desa Cikondang Yoyoy, membenarkan soal adanya reaksi warga yang mempertanyakan kebenaran dari informasi dalam poster tersebut.

"Terus terang saja, akhir-akhir ini memang banyak sekali warga yang datang ke desa untuk mempertanyakan soal rencana perbaikan Jalan Cikoneng-Tenjolaya itu," kata Yoyoy, Selasa 8 Oktober 2019.

Soalnya, menurut Yoyoy, dalam informasi yang disebarluaskan melalui poster resmi bergambar Bupati/Wakil Bupati Sumedang itu, peningkatan Jalan Cikoneng-Tenjolaya Kecamatan Ganeas ini telah masuk dalam Program Pembangunan Infrastruktur tahun 2019.

"Awalnya begini, kami kan dibagi poster berisikan daftar Pembangunan Infrastruktur yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Sumedang. Karena informasi ini menyangkut kepentingan publik, ya kami pasang di desa," ujar Yoyoy.

Menunggu

Tak perlu waktu lama, informasi ini ternyata langsung menyebar luas di masyarakat Cikondang. Karena memang, warga di desanya sudah sangat menunggu-nunggu adanya perbaikan Jalan Cikoneng-Tenjolaya, yang sebagian besar kerusakannya berada di wilayah Desa Cikondang.

Namun yang menjadi persoalan, tiba-tiba kini warganya justru mengetahui kalau perbaikan jalan itu ternyata bukan dilaksanakan di wilayah desanya, akan tetapi malah dilaksanakan di wilayah Desa Gunasari Kec. Sumedang Selatan (masih Jalan Cikoneng-Tenjolaya tapi masuk wilayah Kec. Sumedang Selatan).

Padahal setahu warga, dalam poster daftar pembangunan infrastruktur tersebut, yang ada program peningkatan jalan itu di wilayah Kec. Ganeas, bukan di Kec. Sumedang Selatan, karena dalam daftarnya di Kec. Sumedang Selatan ini memang tidak ada program peningkatan jalan.

"Intinya, warga kami ini mempertanyakan kenapa perbaikan jalan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sumedang Selatan. Kan dalam posternya juga peningkatan jalan itu masuknya wilayah Kecamatan Ganeas. Jika dilihat kondisinya, jalan di daerah kami ini memang sudah rusak berat," katanya.

Akibat banyaknya warga yang mempertanyakan soal kebenaran poster tersebut, pihak desa pun kini terpaksa harus mecabut informasi publik itu dari papan informasi desa.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sumedang H. Asep Tatang Sujana, membenarkan soal adanya pengaduan dari Desa Cikondang.

"Memang betul, Pemdes Cikondang juga pernah datang langsung mempertanyakan soal kebenaran poster itu kepada kami," kata Asep kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Pengumuman pembangunan

Menurut Asep, poster yang berisikan daftar pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan Pemkab Sumedang pada tahun 2019 ini, memang dibuat dan disebarkan oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Sumedang.

Poster berisikan pengumuman pembangunan infrastruktur ini, kata Asep, tentu sudah berdasarkan informasi dari seluruh SKPD terkait, termasuk dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (DPUPR) yang paling banyak melaksanakan pembangunan infrastruktur.

"Poster ini kami buat berdasarkan informasi dari SKPD. Kalaupun dalam pelaksanaanya ada perubahan atau pergeseran lokasi pembangunan, itu di luar sepengetahuan kami. Sebab, sebelum poster ini diterbitkan, kami sudah koordinasikan terlebih dahulu dengan SKPD bersangkutan, dan semua menyatakan sudah sesuai jadi tidak ada masalah," katanya.

Namun demikian, guna menindaklanjuti persoalan tersebut, Bagian Humas dan Protokol, kini telah berkoordinasi dengan DPUPR. Dan menurut keterangan DPUPR, ruas jalan yang sekarang diperbaiki itu sebenarnya masih masuk pada ruas Jalan Cikoneng-Tenjolaya. Hanya saja, titik nol perbaikannya dimulai dari wilayah Tenjolaya Desa Gunasari Kec. Sumedang Selatan, bukan dari Desa Cikondang Kec. Ganeas.***
 

Bagikan: