Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 19.1 ° C

Jembatan Betman Mendesak Dibangun untuk Mendukung Jalan Tol Ciamis

Nurhandoko
GAMBAR awal rencana Jembatan Betman yang menghubungkan Kelurahan Benteng, Kabupaten Ciamis dengan wilayah Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, beberapa waktu lalu. Keberadaan jembatan di atas Sungai Citanduy sekaligus menjadi akses utama pendukung jalan tol Ciamis.*/ NURHANDOKO/PR
GAMBAR awal rencana Jembatan Betman yang menghubungkan Kelurahan Benteng, Kabupaten Ciamis dengan wilayah Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, beberapa waktu lalu. Keberadaan jembatan di atas Sungai Citanduy sekaligus menjadi akses utama pendukung jalan tol Ciamis.*/ NURHANDOKO/PR

CIAMIS,(PR).- Wakil Gubernur Jawa Barat Ruzhanul Ulum mengatakan pembangunan Jembatan Betman di atas Sungai Citanduy, mendesak dibangun. Jembatan yang menghubungkan antara Kelurahan Benteng, Kabupaten Ciamis dengan wilayah Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sangat penting untuk mendukung jalan tol di wilayah Ciamis.

“Pembangunan jembatan betman sudah sangat mendesak, karena kondisi Jembatan Cirahong saat ini sudah sangat padat. Apalagi badan jembatan dari papan kayu sehingga cepat rusak. Tadi saya lewat jembatan, kayunya banyak yang pasolengkrah,” tutur Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum di Gedung Islamic Center Ciamis, Rabu 9 Oktober 2019.

Jembatan Cirahong di atas Sungai Citanduy, bagian atasnya adalah rel kereta api, sedangkan bawahnya untuk kendaraan. Keberadaan jembatan baru, lanjutnya, menjadi nadi perekonomian masyarakat. Dengan demikian pembangunan jembatan tersebut harus dilaksanakan.

“Saya minta Bupati Ciamis maupun Bupati Tasikmalaya segera melakukan pembebasan lahan untuk mendukung akses menuju jembatan. Pembebasan tersebut tentunya menjadi tanggungjawab kedua pihak, Ciamis dan Tasikmalaya,” katanya.

Diperkirakan pembangunan jembatan Betman di atas Sungai Citanduy menelan dana sekitar Rp 200 juta. Besarnya anggaran yang dibutuhkan, karena bentangan badan jembatan sangat panjang. Khusus yang melintas di atas aliran Sungai Citanduy sekitar 150 meter, hal itu belum termasuk akses penghubung.

“Kami akan bangun. Itu pun kami juga minta bantuan kepada pemerintah pusat. Biayanya yang sangat mahal, karena tidak hanya panjang sekali, akan tetapi juga sangat tinggi dari permukaan air. Saya harap kedua bupati mendorong pemerintah pusat, dan kami juga ikut mendorong, bagi-bagi lah,” ujar Uu.

Berkenaan dengan pembangunan jalan tol , Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan sampai saat ini masih menunggu penetapan lokasi (penlok). Dia juga berharap masyarakat tidak mengambil kesempatan tersebut dengan menaikkan harga, alasannya karena infrastruktur tersebut demi kepentingan masyarakat.***

 

Bagikan: