Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Sebagian berawan, 23.6 ° C

Ditangkap 35 Pengedar Narkoba, Polisi Selamatkan Sekitar Rp 665 Juta

Tommi Andryandy
ILUSTRASI. narkoba*/ ISTIMEWA
ILUSTRASI. narkoba*/ ISTIMEWA

CIKARANG, (PR).- Kepolisian Resor Metro Bekasi menangkap 35 pengedar narkoba dari hasil Operasi Nila Jaya 2019 yang digelar sepanjang 18 September hingga 2 Oktober. Dari puluhan tersangka itu, polisi mengamankan sedikitnya 332,51 gram sabu dan ditaksir bernilai Rp 665 juta.

Selain itu, polisi juga menyita 1,6 kilogram ganja beserta 12.500 butir pil eximer dan 490 butir tramadol. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi yang menangkap 17 tersangka dari 14 kasus. Pengungkapan yang dilakukan jajaran kepolisian sektor yakni 18 tersangka dari 15 kasus.

“Ini merupakan hasil pengungkapan selama pertengahan September hingga awal Oktober, pekan lalu. Berdasarkan informasi yang kami himpun dari masyarakat, para pengguna dan pengedar ini kami amankan. Jumlah ini relatif cukup banyak,” kata Wakil Kepala Polres Metro Bekasi, Lutfhie Sulistyawan saat menggelar konferensi pers, Selasa 8 Oktober 2019.

Pengungkapan dalam jumlah besar ini, kata Lutfhie, berawal dari penangkapan IP, TF dan AS di daerah Sawangan, Depok. Dalam beberapa hari, polisi mengintai ketiganya mulai dari tempat tinggalnya di sekitar Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Di Sawangan itu pun, lanjut dia, ditangkap pula FR alias E, pemilik 1,5 kilogram ganja. “Ini beda kasus, namun penangkapannya masih dalam satu wilayah,” ucapnya.

Selain dari ketiga tersangka tersebut, pengungkapan barang bukti dalam jumlah besar itu pun didapat dari hasil penangkapan DH alias O di Desa Tambun Kecamatan Tambun Selatan.

Sedangkan, belasan ribu obat terlarang jenis eximer dan tramadol didapat dari tersangka GW dan RR yang ditangkap Polsek Kedungwaringin. Dalam beberapa penangkapan, tramadol dan eximer menjadi barang bukti yang kerap didapat.

Dalam kesempatan tersebut, turut dimusnahkan barang bukti berupa sabu seberat 552,51 gram yang ditaksir bernilai Rp 1,1 miliar serta 1,6 kilogram ganja serta belasan ribu obat terlarang berupa eximer dan tramadol.***

 

Bagikan: