Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Sumedang Deklarasikan Sebagai Kabupaten Wisata

Tim Pikiran Rakyat
WADUK Jatigede jadi salah satu andalan wisata Sumedang.*/DOK PR
WADUK Jatigede jadi salah satu andalan wisata Sumedang.*/DOK PR

SUMEDANG,(PR).- Seiring telah dideklarasikannya Sumedang sebagai Kabupaten Wisata, maka semua instrumen yang ada di wilayah Sumedang, harus dapat bersinergi untuk bersama-sama mendorong seluruh program kepariwisataan.

"Dalam pertemuan dengan Pak Menteri Pariwisata di Jakarta beberapa waktu lalu, saya telah mendeklarasikan diri sebagai kabupaten wisata," kata Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Minggu 6 Oktober 2019.

Untuk mendukung hal tersebut, maka ke depannya semua dinas yang ada di Sumedang harus bisa menjadi Dinas Pariwisata, sesuai perspektif bidangnya masing-masing.

Dalam kata lain, tugas pokok dan fungsi dari masing-masing SKPD itu harus diarahkan untuk mendorong sektor wisata.

Dengan seperti itu, maka tugas untuk memajukan sektor wisata di Sumedang ini bukan hanya harus menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) saja, akan tetapi harus menjadi kewajiban bersama.

"Mulai sekarang, semua dinas yang ada di Lingkungan Pemkab Sumedang harus menjadi Dinas Pariwisata. Artinya, semua dinas ini harus ikut bersama-sama mendukung penuh setiap program wisata yang akan dikembangkan di Sumedang," katanya.

Dampak ekonomi

Tak hanya itu, Bupati juga meminta kepada seluruh masyarakat Sumedang agar bisa lebih memahami tentang pentingnya peningkatan wisata. Sebab apabila sektor wisata ini sudah terbangun dengan maksimal, secara otomatis akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kalau semuanya sudah sadar dan mengerti akan perannya dalam memajukan wisata di Sumedang, maka pasti akan tercipta ekosistem pariwisata yang mandiri," kata Dony.

Dijelaskan Dony, Kabupaten Sumedang sendiri sebenarnya memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa. Potensi wisata di Sumedang ini, lanjut Dony, tidak kalah bagus dengan daerah lain, baik itu wisata alamnya, wisata budayanya, ataupun wisata buatannya. 

Namun yang jadi permasalahan, semua potensi ini belum dikemas maksimal dalam sebuah pola yang mampu menyedot perhatian wisatawan. Dan itu, kini harus menjadi perhatian semua pihak.

"Maka sebelum itu dimulai, semua pihak harus bisa memiliki pemahaman yang sama tentang arti penting wisata sebagai pendongkrak ekonomi daerah," ujarnya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.***
 

Bagikan: