Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 24.2 ° C

Warga Pangandaran Temukan Koin VOC Berumur Ratusan Tahun

Tim Pikiran Rakyat
WARGA Kabupaten Pangandaran yang merupakan pemilik uang koin bertuliskan VOC memperlihatkan dua jenis uang logam tersebut, Kamis, 3 Oktober 2019.*/KABAR PRIANGAN
WARGA Kabupaten Pangandaran yang merupakan pemilik uang koin bertuliskan VOC memperlihatkan dua jenis uang logam tersebut, Kamis, 3 Oktober 2019.*/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Salah seorang warga Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, menemukan dua jenis uang koin berumur 267 tahun dan 233 tahun.

Salah satu koin bertuliskan VOC, dan tertera tahun 1752. Warnanya kuning tua. Sedangkan satu lagi, bertuliskan WEST FRI SIAE dan tertera tahun 1786, berwarna perak.

Pemilik uang koin langka tersebut yakni Suparno (50). Dia mengatakan, menemukan dua koin tersebut saat sedang bekerja di Sumatera pada tahun 1980-an. Saat itu, dia sedang mengebor bekas jalur kereta api sedalam 30 meter untuk membuat sumur bor.

"Kedua uang koin tersebut masing-masing pernah ditawar oleh warga negara Belanda sebesar Rp 10 Juta," ujarnya kepada Muslih Jerry dari Kabar Priangan, Kamis, 3 Oktober 2019. 

Saat sedang mengebor itulah, tiba-tiba mata bor mengenai benda keras. "Begitu diambil, ada sebuah cepuk," tuturnya.

Menurut Suparno, saat itu ia sangat kaget dan penasaran dengan isi di dalam cepuk tersebut. Begitu dibuka, di dalamnya terdapat dua koin jenis uang berwarna kuning tua dan perak bertuliskan VOC dan West FRI SIAE.

"Saya mengira bahwa uang ini sejak jaman penjajah pada waktu dulu," tuturnya.

Koleksi puluhan uang kertas

Selain memiliki uang zaman VOC, Suparno mengakui juga mengoleksi sekitar puluhan uang kertas Negara Indonesia zaman cetakan tahun 1945 sampai tahun 1971. Hanya saja, baru dua koin VOC miliknya tersebut yang ditawar orang hingga Rp 10 juta. 

"Iya, keduanya masing-masing ditawar Rp 10 juta tapi tidak dikasihkan karena cepuk-nya belum ketemu, lupa nyimpan," katanya.

Suparno menambahkan, setelah mendapatkan tawaran tersebut, ia sempat bermimpi bertemu dengan orang Belanda yang berpakaian seperti penjajah di zaman dulu.

"Dalam mimpi dia berkata senang sekali bertemu dengan saya, tidak lama kemudian pamitan pergi," ucapnya menambahkan.***

Bagikan: