Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sedikit awan, 20.1 ° C

Truk Amblas di Jembatan, Lalu Lintas Macet Total

Agus Kusnadi
TRUK pengangkut alat berat (crane) mencoba melewati jembatan darurat. Truk tersebut gagal melintas jembatan karena rodanya sempat amblas.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN
TRUK pengangkut alat berat (crane) mencoba melewati jembatan darurat. Truk tersebut gagal melintas jembatan karena rodanya sempat amblas.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Pengendara terpaksa menghentikan kendaraannya dan tidak bisa melewati jembatan darurat di sungai Cikidang Pangandaran.

Pasalnya kendaraan truk pengangkut alat berat berupa crane tidak berhasil melewati jembatan darurat yang terpasang di atas aliran sungai Cikidang dan amblas, sehingga terjadi kemacetan total hingga beberapa kilometer baik dari arah Pangandaran ke Banjar maupun sebaliknya dari Banjar ke Pangandaran.

Menurut informasi dari salah satu pengendara Amin (27) yang juga warga Dusun Bojongsari, Desa Babakan Kab Pangandaran, kemacetan kendaraan berawal dari adanya kendaraan truk pengangkut alat berat hendak menyeberang dan melintas di atas jembatan darurat di lokasi pembangunan jembatan pengganti di sungai Cikidang Desa Babakan Pangandaran.

"Baru saja naik ke jembatan darurat, truk pengangkut alat berat langsung amblas dan tidak bisa bergerak lagi," ungkap Amin, Rabu, 18 September 2019.

Amblasnya truk pengangkut alat berat, kata Amin, membuat jalan macet total oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat dari dua arah.

Dimundurkan

Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi yang ikut mengatur arus lalu lintas di lokasi pekerjaan jembatan pengganti di sungai Cikidang, membenarkan sempat terjadi macet total akibat adanya truk pengangkut crane yang amblas saat hendak melinta ke jembatan darurat.

"Ya tadi sempat ada kemacetan karena ada truk yang bawa crane amblas," ujar Suyadi.

Namun setelah dilakukan upaya, dan truk pengangkut crane dimundurkan kembali, kata Suyadi, arus lalu lintas kembali normal.

Pantauan di lokasi, proses evakuasi truk pengangkut crane memakan waktu hingga sekitar 2 jam. Hingga kini kendaraan truk dan crane yang sudah diturunkan dari atas kendaraannya belum bisa melintas hingga arus lalu lintas kendaraan sepi untuk menjaga kemacetan kembali.

Sementara di tempat terpisah Koordinator lapangan Kementerian PUPR Cucu Wilmansyah mengatakan, progres pembamgunan jembatan pengganti di sungai Cikidang sudah mencapai 95 persen.

"Sabtu besok kita mulai geser jembatan bailey nya ke sebelah, paling memakan waktu satu hingga dua jam lah. Berharap tanggal 30 September jembatan sudah bisa di hotmix dan tanggal 12 Oktober pekerjaan sudah rampung," ujar Cucu. kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Kusnadi.***

Bagikan: