Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

70% Polisi di Jabar Belum Punya Rumah

Hilmi Abdul Halim
KEPALA Polisi Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi meresmikan perumahan khusus polisi di wilayah Resor Purwakarta, Rabu 18 September 2019. Ia menyebutkan lebih dari 70 persen anggota polisi di Jawa Barat belum memiliki rumah tinggal.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
KEPALA Polisi Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi meresmikan perumahan khusus polisi di wilayah Resor Purwakarta, Rabu 18 September 2019. Ia menyebutkan lebih dari 70 persen anggota polisi di Jawa Barat belum memiliki rumah tinggal.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Lebih dari 70 persen anggota polisi di wilayah Jawa Barat belum memiliki rumah tinggal. Gaji personel kepolisian dinilai belum cukup untuk membeli rumah pribadi yang layak.

Beban mereka berkurang dengan program pembangunan kompleks perumahan khusus seperti di wilayah Resor Purwakarta. "Saya berharap ini menjadi cikal-bakal pembangunan asrama-asrama yang lain," kata Kepala Polisi Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi, Rabu 18 September 2019.

Kedatangannya itu sekaligus untuk meresmikan kompleks perumahan polisi di wilayah Polres Purwakarta. Rudy menyampaikan, pembangunan tersebut dibiayai langsung oleh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

Meskipun demikian, Rudy mengakui, anggaran negara sangat terbatas untuk program tersebut. Sehingga, rumah yang dibangun tidak akan bisa mengakomodasi sebagian besar kebutuhan personel yang belum memiliki rumah.

Menurun perhitungannya, masih banyak anggota polisi yang membutuhkan rumah untuk tempat tinggalnya bersama keluarga. "Banyak, di kita (Jawa Barat) belum sampai 30 persen anggota yang sudah punya rumah itu," ujar Rudy.

Karena itu, ia merasa prihatin dengan kesejahteraan personel kepolisian. Pengorbanan mereka dinilai tidak sebanding dengan apa yang didapatkannya. Namun, mereka masih mau berkorban demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Rudy bersyukur Mabes Polri membuat program tersebut. "Persyaratannya, anggota yang belum punya rumah baru boleh ambil rumah bersubsidi," katanya. Ke depan, ia berharap ada pemberian rumah sebagai penghargaan bagi anggota polisi yang berprestasi.

KEPALA Polisi Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi meresmikan perumahan khusus polisi di wilayah Resor Purwakarta, Rabu 18 September 2019. Ia menyebutkan lebih dari 70 persen anggota polisi di Jawa Barat belum memiliki rumah tinggal.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

Sementara itu, Kepala Polres Purwakarta Ajun Komisaris Besar Matrius menyebutkan jumlah rumah yang dibangun melalui program tersebut mencapai 40 unit. Perumahan tersebut mulai ditempati anggota polisi dan keluarganya setelah diresmikan Kapolda.

Menurunnya, gaji personel kepolisian pada umumnya belum cukup untuk membeli rumah pribadi. "Untuk membeli rumah sekarang membutuhkan biaya yang sangat besar sedangkan gaji Polri saya kira bisa di-googling sendiri jumlahnya berapa. Butuh nabung yang lama," kata Matrius.

Adapun asrama yang tersedia di wilayah Polres Purwakarta diperkirakan baru memenuhi 14 persen anggota. Sedangkan personel yang sudah memiliki rumah, baru mencapai 30 persen dari total anggota berjumlah 948 orang.

Matrius mengungkapkan, ada program bantuan perumahan lainnya bagi para personel kepolisian dengan sistem kredit ringan. "Ada Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tanpa uang muka yang merupakan kerja sama Polri, yaitu di Campaka," katanya.

Jumlah rumah yang dibangun melalui program tersebut diketahui mencapai 98 unit sampai saat ini. Matrius menambahkan, sekitar 40 unit di antaranya saat ini bahkan telah ditempati anggotanya.

"Rumahnya itu tipe 36 terdiri dari dua kamar, satu kamar mandi, dapur dan ruang keluarga atau ruang tamu," tuturnya menjelaskan. Pembayaran rumah tersebut dilakukan secara dicicil dari tunjangan kinerja polisi yang bersangkutan.***

Bagikan: