Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Terancam Bahaya, Kegiatan Belajar Siswa SDN Cijolang Dipindahkan

Tim Pikiran Rakyat
BUPATI Sumedang saat memggelar jumpa pers, dengan didampingi sejumlah pejabat terkait di Media Center IPP Setda Sumedang, Selasa 17 September 2019.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN
BUPATI Sumedang saat memggelar jumpa pers, dengan didampingi sejumlah pejabat terkait di Media Center IPP Setda Sumedang, Selasa 17 September 2019.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, dalam waktu dekat ini akan segera memindahkan aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) SDN Cijolang Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari, ke sekolah terdekat.

Pemindahan aktivitas KBM ini, dilakukan dalam upaya menghindari berbagai kemungkinan yang dapat membahayakan para siswa dan guru di SDN Cijolang, yang bangunannya kini sudah dikelilingi oleh aktivitas pengerjaan proyek Jalan Tol Cisundawu (Cileunyi, Sumedang, Dawuan).

Rencana soal pemindahan KBM SDN Cijolang ini, disampaikan langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, saat menggelar jumpa pers di Media Center, IPP Setda Sumedang, Selasa 17 September 2019.

"Saya sudah mengintruksikan Dinas Pendidikan untuk segera memindahkan aktivitas KBM di SDN Cijolang, ke SD terdekat," kata Dony.

Sebab menurut Dony, sesuai hasil pemantauan dirinya ke lokasi, kondisi SDN Cijolang tersebut, memang sudah sangat tidak layak, dan perlu secepatnya dipindahkan.

"Kondisinya memang urgent, jadi harus segera direlokasi. Terpenting sekarang, kita akan selesaikan dulu masalah sosialnya. Sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi, lebih baik kita dipindah dulu siswa dan gurunya demi keselamatan mereka," katanya.

Dijelaskan Dony, sebelum pihak Satker Tol Cisundawu membangun kembali bangunan sekolah baru untuk pengganti SDN Cijolang, pihaknya untuk saat ini akan fokus melakukan upaya penanganan sementara.

Relokasi

Salah satu penanganan sementara ini, yakni dengan merelokasi aktivitas KBM siswa di SDN Cijolang ke sekolah terdekat sesuai pilihan para orang tua siswa.

"Soal bangunan baru pengganti, itu kewenangan Satker Tol, yang paling penting sekarang kita harus menyelamatkan siswa dan guru di sana, supaya belajarnya bisa tetap aman dan nyaman," katanya.

Terkait soal penolakan para orang tua siswa yang enggan pindah belajar karena alasan jauh, Bupati menjelaskan bahwa masalah itu sudah dibicarakan dengan komite sekolah pada saat dirinya meninjau ke lokasi, Senin (17/9/2019) sore lalu.

Hasil pertemuan itu, dia bersama Disdik telah menawarkan tiga nama sekolah untuk dijadikan pilihan alternatif oleh para orang tua siswa.

Ke tiga sekolah yang nantinya akan dijadikan lokasi sementara KBM siswa SDN Cijolang ini, yakni SDN Tanjungsari, SDN Sukasari, SDN Margaluyu, dengan jarak tempuh antara 1 sampai 2 kilo meter dari lokasi SDN Cijolang.

"Rencana pemindahan sementara ini memang sempat ditolak oleh orang tua siswa dan komite sekolah. Tapi kemarin saya sudah berikan pemahaman kepada mereka, dan semuanya cukup memahami kondisinya," ujar Dony.

SDN Sukamulya di Kampung Bojongtotor RT 01/ RW 01, Desa Sirnamulya, Kec. Sumedang Utara, dikelilingi seng sebagai pembatas dengan proyek tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan,  di Desa Sirnamulya, Kec. Sumedang Utara, Minggu 15 September 2019.”/ ADANG JUKARDI/PR

Penggantian lahan

Adapun masalah penggantian lahan dan bangunan SDN Cijolang, lanjut Dony, semua itu merupakan kewenangan Satker Tol. Namun meski demikian, pihaknya tentu tidak akan tinggal diam, dia akan terus mendesak pihak Satker agar bisa secepatnya membangun kembali bangunan baru untuk SDN Cijolang tersebut.
"Sebelumnya, pihak Satker Tol memang sempat menjelaskan bahwa rencana pembangunan SDN Cijolang ini masih terkendala masalah pembebasan lahan yang bersengketa," katanya.

Dan untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Sumedang saat ini sudah melakukan upaya lain dengan cara menyiapkan lahan baru yang jaraknya hanya sekitar 50 meter dari bangunan SDN Cijolang.

Lahan yang akan disiapkan untuk bangunan pengganti SDN Cijolang ini, sudah tersedia seluas 1.500 meter persegi.

"Tanah yang akan dijadikan untuk lokasi SDN Cijolang yang baru ini, akan segera dibebaskan oleh Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, dengan menggunakan APBD Kabupaten Sumedang," ucapnya.

Upaya penyediaan lahan baru untuk bangunan pengganti SDN Cijolang ini, tutur Dony, tentu telah disampaikan pula ke pihak Satker Tol Cisundawu.

"Jadi untuk lahannya, kita sudah siapkan. Malah pihak Satker Tol Cisundawu juga kemarin telah menyanggupi, kalau tanahnya sudah ada, Satker akan langsung membangunnya dengan target pengerjaan selama tiga bulan," ujarnya. kepada wartawan Kabar Priangan Taufik Rochman.***

Bagikan: