Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Hujan singkat, 29.6 ° C

Rotasi dan Mutasi Membuat Kaget Ratusan Pegawai

Tim Pikiran Rakyat

BUPATI Subang, H.Ruhimat saat menyematkan tanda jabatan kepada salah seorang camat yang baru dilantik di Aula Pemkab Subang.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA
BUPATI Subang, H.Ruhimat saat menyematkan tanda jabatan kepada salah seorang camat yang baru dilantik di Aula Pemkab Subang.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA

SUBANG, (PR).- Sebanyak 301 pejabat di lingkungan Pemkab Subang, Selasa 17 September 2019 sore dirotasi dan dimutasi serta diberi promosi mulai eselon II, III dan IV.  Pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung di Aula Pemkab Subang Jalan Dewi Sartika.

Rotasi, mutasi dan promosi yang semula tertunda-tunda sejak pasangan Bupati-Wakil Bupati, H.Ruhimat-Agus Masykur menjabat ini, ternyata membuat kaget beberapa peserta yang terkena rotasi, walaupun ada yang sudah memprediksi kalau si A dan B akan menduduki jabatan sebelumnya.

Salah satu di antaranya, pejabat eselon II, HE Kusdinar yang semula jadi Kadis Perikanan dan Keulanan, akhirnya kembali  menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) karena sebelumnya pernah di sana. Sedangkan 2 pejabat eselon II lainnya mengisi kekosongan masing-masing dr.H.Nunung Syuhaeri, MARS menjadi Kadinkes dan Drs. Memet HM Warnaen menjabat Asda III Setda.

Selebihnya dari 301 jabatan tersebut, 44 orang administrator eselon III.a, 70 orang eselon III.b, 158 orang eselon IV.a dan 26 orang eselon IV.b yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 19 KP.11.K/Kep/469/BKPSDM/2019. “Pelantikan ini sebagai penyegaran dan penyempurnaan beberapa posisi pada dinas yang ada di Kabupaten Subang,” kata Bupati Subang, H.Ruhimat.

Tidak ada air mata

Dirinya berpesan kepada seluruh ASN yang memperoleh promosi dan rotasi agar segera beradaptasi. Sehingga mampu bekerja lebih cepat dalam mengemban tugas di jabatan baru. “Ingat jabatan itu amanah. Pejabat yang menduduki tugas dan jabatan baru, mulai besok harus sudah bekerja dengan baik dalam rangka mewujudkan visi misi program Jawara,” tegasnya.

Bupati pun mengingatkan kalau setiap jabatan  tidak ada perbedaan,  satu dengan yang lainnya. Sehingga, dia menepis, adanya istilah dinas mata air dan air mata dalam penempatan pejabat. “Tidak ada cerita dinas air mata, anak tiri, anak pungut atau anak emas. Tidak ada. Semua diawasi oleh panitia seleksi dan Baperjakat,”  ungkapnya dan merupakan bagian langkah awal untuk mewujudkan program Jawara

“Insya Allah kita optimis pejabat yang dirotasi mutasi hari ini bisa mewujudkan dan menjalankan program Jawara demi terwujudnya masyarakat Subang Jaya Istimewa dan Sejahtera,” pungkas Bupati seperti dilaporkan wartawan Galamedia Dally Kardilan.***

Bagikan: